Jelang Hadirnya Rafale, Danlanud Roesmin Nurjadin Paparkan Kesiapan Lanud kepada Wamenhan RI

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris memaparkan kesiapan lanud dan jajarannya dalam mendukung operasional pesawat tempur terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU), yakni Rafale yang dijadwalkan tiba pada awal tahun 2026.
Kesiapan tersebut mencakup perencanaan pengembangan fasilitas, kesiapan Quick Reaction Alert (QRA), serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Baca Juga: Antisipasi Cuaca Buruk, TNI AL Siagakan 2 Kapal Perang di Makassar dan Selat Bali
Paparan tersebut disampaikan saat Lanud Roesmin Nurjadin menerima kunjungan kerja (kunker) Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan di Pekanbaru, Senin (29/12).

Usai menerima paparan, Wamenhan RI bersama rombongan melaksanakan peninjauan lapangan untuk meninjau secara langsung kesiapan area dan fasilitas yang direncanakan mendukung pembangunan infrastruktur Rafale di Lanud Roesmin Nurjadin.
Baca Juga: Kronologi TNI AL Gagalkan Penyelundupan 50 Ton Timah di Bangka
“Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan perencanaan dan pembangunan infrastruktur selaras dengan kebutuhan operasional, aspek keamanan, serta standar perlindungan alutsista strategis TNI Angkatan Udara,” tulis Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin dikutip dari unggahan Instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Senin (29/12). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































