Jelang Armada Jaya 2023, Dankormar Tinjau Kesiapan Daerah Latihan di Situbondo

Jakarta, IDM - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, meninjau fasilitas di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Selasa (13/6).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Rabu (14/6), Puslatpurmar 5 Baluran bakal digunakan pada latihan Armada Jaya XLI 2023 yang melibatkan ribuan personel dan material tempur TNI AL.
Baca Juga: Bakamla RI Jemput Nelayan Terdampar di Malaysia
Kegiatan diawali dari menara tinjau daerah latihan Pantai Pendaratan Banongan yang disambut oleh Danpuslatpurmar 5 Baluran Mayor (Mar) Widi Permono.

Kemudian, dilanjutkan ke titik tinjau T12 daerah latihan Puslatpurmar 5 Baluran yang nantinya akan digunakan para pejabat TNI AL untuk melihat secara langsung jalannya Armada Jaya 2023.
Baca Juga: Panglima TNI Sebut Pagelaran Wayang Kulit Merekatkan Hubungan Prajurit dan Rakyat
Selesai dari T12, Nur Alamsyah juga meninjau sarana dan prasarana di Markas Komando (Mako) Puslatpurmar 5 Baluran.
Turut hadir mendampingi Nur Alamsyah, yakni Dankolatmar, Asops Dankormar, Aslog Dankormar, Asintel Dankormar, Koorsmin Dankormar, Danlanmar Surabaya, Kasubdis Penpas Dispen Kormar, dan Dandenbek Lanmar Surabaya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































