Jejak Pengabdian Yonif 502 Berbuah Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo

Jakarta, IDM – Kebahagian tengah menyelimuti Yonif 502/Ujwala Yudha (UY). Batalion yang berada di bawah naungan Divisi 2 Kostrad ini berhasil meraih penghargaan Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo Subianto. Momentum ini terjadi di HUT ke-81 TNI.
Dilansir dari keterangan Penyonif 502, Rabu (7/10), penghargaan yang diberikan kepada batalion yang bermarkas di Jabung, Malang, Jawa Timur ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini.
Baca Juga: Prajurit Kostrad TNI AD Unjuk Kemampuan di Latma Malindo 2026
Saat memberikan penghargaan, Presiden Prabowo memberikan pesan agar semua prajurit Yonif 502 memiliki jiwa kepahlawanan dan gagah berani dan selalu siap menjaga keutuhan NKRI.
Tercatat, jejak kiprah Yonif 502 berlangsung dalam berbagai operasi seperti, operasi militer dan pembangunan TNI AD melalui pelaksanaan Operasi Linud di Dili (1975), dan Aceh (2003), Operasi Timor Timur (1975-1992), Aceh (2003-2004), UN Peacekeepers di Lebanon (2011 dan 2019), Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Kelud (2014), Pamtas RI-Malaysia (2016-2017), Madagoraya Poso (2021), dan Rajawali II Papua (2025-2026).
"Penghargaan ini menjadi pengakuan resmi atas pengabdian tanpa pamrih, profesionalisme, dan semangat juang prajurit Yonif 502/UY/18/2 Kostrad dalam menjaga keutuhan NKRI," tulis keterangan Yonif 502.
Baca Juga: TNI AU Miliki 10 Satuan Baru, dari Skadron Udara hingga Satuan Radar
Untuk diketahui, tanda kehormatan Samkaryanugraha diberikan oleh Presiden Republik Indonesia selaku kepala negara dan panglima tertinggi tentara. Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku (seperti Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1968), penghargaan ini dianugerahkan atas usul dari Panglima TNI melalui Menteri Pertahanan setelah mendapat pertimbangan dari Dewan Tanda-Tanda Kehormatan Republik Indonesia. Tanda kehormatan ini diberikan kepada kesatuan-kesatuan di lingkungan TNI (atau Polri untuk jenis tertentu) yang berjasa dalam operasi militer atau pembangunan pertahanan negara
Samkaryanugraha diberikan kepada kesatuan TNI yang telah berjasa dalam suatu operasi militer dan pembangunan untuk pertahanan negara dan bangsa. Tanda kehormatan ini ditetapkan pada tahun 1968.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































