HANKAM

JAT dan Dynamic Pegasus, Dua Tim Aerobatik yang Siap Unjuk Manuver Udara dalam HUT ke-77 TNI AU

Wong Be
Pesawat KT-1 Wong Bee yang digunakan oleh tim Jupiter Aerobatic Team. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan Dynamic Pegasus akan berkolaborasi dan unjuk manuver udara dalam upacara peringatan HUT ke-77 TNI AU yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 9 April 2023 mendatang.

“Nantikan aksi para Ksatria Pegasus berkolaborasi dengan The Jupiters pada peringatan ke-77 TNI Angkatan Udara Tahun 2023 di Lanud Halim Perdanakusuma pada tanggal 9 April 2023,” demikian dikutip dari keterangan Skadron Udara 7 dalam akun Instagram @skadron_udara7official, Senin (3/4).

Baca Juga: Panglima Koopsudnas kepada Penerbang TNI AU: Penampilan Terbaik Cermin Kesiapan Tempur yang Tinggi

Jelang tampil, the Jupiters dan Ksatria Pegasus telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sejak Minggu (2/4). Kedua tim aerobatik TNI AU ini bertolak dari home base mereka masing-masing yakni Skadron Udara 102 Lanud Adi Soetjipto Yogyakarta bagi tim JAT dan Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma Subang bagi tim Dynamic Pegasus.

Helikopter
Helikopter EC-120B Colibri yang digunakan oleh tim Dynamic Pegasus. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Dalam penampilan mereka nanti, The Jupiters akan mengerahkan pesawat KT-1 Wong Bee asal Korea Selatan. Adapun Ksatria Pegasus akan tampil dengan menggunakan Helikopter EC-120B Colibri buatan Airbus Helicopter, Prancis.

Tidak hanya TNI AU, Indonesia pantas berbangga dengan memiliki kedua tim aerobatik ini. Pasalnya, the Jupiters merupakan salah satu tim aerobatik yang begitu aktif tampil dalam berbagai ajang, baik nasional maupun internasional. Sejumlah manuver udara yang selama ini ditampilkan telah menunjukkan bagaimana the Jupiters begitu lihai dalam melukis langit dirgantara.

Baca Juga: Rekam Jejak Militer Brigjen TNI Deddy Suryadi, Danjen Kopassus yang Baru

Adapun Dynamic Pegasus dikenal sebagai tim aerobatik pertama di Asia Tenggara yang unjuk aksi dan menyuguhkan sejumlah manuver udara dengan menggunakan pesawat rotary wing atau helikopter.

Tampil dengan helikopter maupun pesawat propeller tidaklah mudah karena dibutuhkan keterampilan yang mumpuni. Untuk itu, setiap penerbang yang mengawaki kedua jenis pesawat tersebut harus memiliki spesifikasi khusus, salah satunya harus memiliki kualifikasi sebagai instruktur penerbang. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.