Jasa Menhan Terhadap Pembangunan TNI AL, KSAL Sematkan Bintang Jalasena Utama

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan tanda kehormatan Bintang Jalasena Utama kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Senin (15/8), sebagai bentuk penghargaan kepada WNI bukan anggota TNI AL, yang berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI AL.
Selain penganugerahan tanda kehormatan Bintang Jalasena Utama, Prabowo juga mendapatkan Bintang Yudha Dharma Utama yang disematkan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.
Kemudian, Bintang Kartika Eka Paksi yang disematkan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan Bintang Swa Bhuawana Paksa yang disematkan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menyematkan Bintang Yudha Dharma Utama kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. Penganugerahan Bintang Yudha Dharma Utama berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13/Tk/2022. Bintang Yudha Dharma adalah tanda kehormatan yang diberikan pemerintah untuk menghormati jasa dharma bakti seseorang yang manfaatnya benar-benar dirasakan bangsa dan negara.
Turut hadir dalam acara penyematan bintang kehormatan ini, yakni Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen TNI M Herindra, Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto serta para aspers angkatan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































