Jamin Keamanan Laut Natuna, KSAL Kerahkan 6 KRI Patroli Rutin

Jakarta, IDM - TNI AL menjamin stabilitas di kawasan dan keamanan laut yurisdiksi nasional dengan menugaskan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk melakukan patroli di kawasan Laut Natuna
Pernyataan itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Yudo Margono dalam menanggapi pemberitaan mengenai pelanggaran wilayah yang dilakukan negara asing di perairan Natuna Utara.
Yudo mengerahkan empat sampai enam KRI untuk berpatroli di perairan Natuna Utara sehingga jika ditemukan aksi pelanggaran dan kedaulatan hukum di laut yuridiksi nasional, pelaku ditindak sesuai dengan hukum undang-undang nasional dan internasional yang berlaku.
"Situasi keamanan laut akan diupdate setiap hari dan dilaporkan secara berjenjang jaminan rasa aman bagi pengguna laut yurisdiksi nasional," kata Yudo di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta, Rabu (8/6).
Yudo mengaku, situasi di perairan yurisdiksi nasional dan situasi regional dalam keadaan stabil. Hal ini didukung oleh negara-negara sahabat yang sempat dikunjungi oleh dirinya beberapa waktu yang lalu.
"Jika KRI bertemu dengan kapal negara asing di daerah operasi, laksanakan komunikasi kasih tahu jika mereka masuk kedalam perairan yurisdiksi nasional Indonesia," ujarnya.
Laut Natuna sebagai International Sea Lane, memiliki simpanan sumber daya kemaritiman yang sangat tinggi, serta posisi geografis strategis, yakni mampu menghubungkan Samudera Hindia dengan Samudera Pasifik sehingga banyak negara di kedua samudera tersebut memiliki kepentingan di Laut Natuna. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































