HANKAM

Jalin Kerja Sama dengan RAAF, Dinas Pendidikan TNI AU Gelar Education Mobile Training Team

Disdikau dan RAAF
Salah satu instruktur RAAF yang memberi materi pelajaran kepada para siswa Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara (Disdikau) menjalin kerja sama dengan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) untuk menyelenggarakan program Education Mobile Training Team (MTT) di Skadron Pendidikan (Skadik) 505 Wingdik 500/Umum sejak 14 Oktober hingga 1 November 2024.

Program MTT merupakan bagian dari Defence Cooperation Program. Dalam implementasinya, empat instruktur militer RAAF dilibatkan dalam program ini dan bertugas sebagai instruktur bahasa inggris untuk mendukung pelaksanaan Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) di Skadik 505.

Baca Juga: Personel Puspom TNI Jadi BKO Paspampres Pelantikan Presiden dan Wakil

Tim instruktur RAAF dipimpin oleh Squadron Leader Sue Trimble, yang menjabat sebagai Human Performance and Safety di Headquarters Air Command dan telah menjadi ketua instruktur bahasa di RAAF sejak tahun 2015.

Sementara itu, tiga instruktur lainnya berpangkat Flight Lieutenant dan mereka dilaporkan memiliki pengalaman luas dalam bidang pendidikan, sehingga dapat memberikan dukungan yang optimal pada program KIBI TNI AU. Kehadiran para instruktur RAAF diharapkan dapat mendorong rasa percaya diri para siswa untuk lebih berani berbicara dalam bahasa Inggris.

Disdikau dan RAAF
Disdikau dan RAAF menjalin kerja sama untuk menyelenggarakan program Education Mobile Training Team. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Selama program pendampingan, instruktur RAAF akan mengajarkan kelas percakapan bagi para siswa. Hal ini memberikan kesempatan bagi para siswa Skadik 505 untuk berinteraksi langsung dengan penutur asli, sehingga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris secara baik dan benar,” tulis TNI AU dalam keterangan resminya dalam instagram @militer.udara dikutip Selasa (15/10).

Baca Juga: Ciptakan Aplikasi Pembelajaran untuk Disabilitas, Sertu Hari Kurniawan Juarai Ajang Internasional

Selain kegiatan kelas, TNI AU menjelaskan bahwa para instruktur RAAF juga akan terlibat dalam berbagai aktivitas bersama siswa, termasuk olahraga bersama. Salah satu kegiatan yang akan diperkenalkan adalah olahraga khas Australia, yaitu kriket.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih dekat antara instruktur dan siswa, sekaligus memperkenalkan budaya Australia kepada peserta,” pungkas TNI AU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.