HANKAM

Jakarta Treaty, Perwira Senior TNI Bisa Gabung Struktur Militer Australia

Sjafrie Sjamsoeddin dan Richard Marles
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Australia Richard Marles. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Perwira senior TNI bisa bergabung dalam struktur militer Australia atau Australian Defence Force (ADF) untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

Kerja sama merupakan bagian dari Jakarta Treaty yang ditandatangi Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada 6 Februari lalu.

Jakarta Treaty atau Traktat Jakarta itu kembali dibahas saat Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Australia Richard Marles di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (12/3).

Baca Juga: KRI Pulau Fani-731 Matangkan Alat Buru Ranjau untuk Latihan Bareng Singapura

“Jakarta Treaty Indonesia-Australia ini sangat mempunyai manfaat yang sangat besar,” kata Sjafrie selepas pertemuannya dengan Richard Marles.

Sjafrie mengatakan, dengan penempatan perwira di ADF, TNI diharapkan tidak hanya sebagai tentara rakyat, tetapi bisa berkecimpung sebagai tentara internasional.

“Di Darwin ada US Marines (Marinir Amerika Serikat) di sana, ya kita akan kerja sama sama mereka. Pokoknya kita itu akan open minded,” kata Sjafrie.

Baca Juga: KRI Pulau Fani-731 Matangkan Alat Buru Ranjau untuk Latihan Bareng Singapura

Sjafrie menekankan prinsip yang dipegang Presiden Prabowo bahwa satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit. “Ini akan kita kembangkan,” tutur Sjafrie.

Sebelumnya, PM Australia Anthony Albanese telah menawarkan ke Indonesia agar perwira TNI bisa tergabung dalam struktur militer Negeri Kanguru.

“(Kami) menawarkan baru yaitu posisi untuk perwira senior Indonesia di ADF, mencerminkan dan memperkuat kepercayaan antara kedua negara. Mendukung pengembangan pelatihan pertahanan bersama untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam latihan bersama dengan mitra,” kata Albanese di sela penandatanganan Jakarta Treaty. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.