Jaga Kelestarian Lingkungan, Yonarmed 12 Tanam 1.000 Pohon Sukun

Jakarta, IDM – Batalyon Armed 12 Kostrad menanam bersama masyarakat Desa Pangkur, Ngawi, Jawa Timur, menanam 1.000 pohon sukun. Kegiatan penanaman pohon ini menjadi komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Yonarmed 12 menginisiasi program penghijauan dengan tujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem. Penanaman pohon sukun dipilih karena pohon ini memiliki banyak manfaat, baik dari sisi lingkungan maupun nilai ekonomi.
Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Panglima TNI Tanam Bibit Padi Unggul di Pemalang
Dalam keterangan yang diterima pada Jumat (20/12), Komandan Batalyon Armed 12 Kostrad, Letkol Arm Erlan Wijatmoko menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya wujud kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik.
“Penanaman pohon ini adalah investasi untuk masa depan. Selain memberikan manfaat lingkungan, seperti mencegah erosi dan meningkatkan kualitas udara, pohon sukun juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga: Dua Srikandi Jadi Lulusan Terbaik Perwira TNI AD, Ini Nama-namanya
Ia pun turut mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Pangkur yang ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































