HANKAM

Jadi Waka BGN, Mayjen Trenggono Mundur dari TNI

Mayjen Trenggono
Mayjen Trenggono (dua dari kiri) (Foto: Dok. Penhumas Akmil)

Jakarta, IDM – Mayor Jenderal TNI Trenggono resmi mengajukan pengunduran diri dari TNI setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (Waka BGN).

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas mengatakan bahwa pengunduran diri Mayjen Trenggono dari dinas keprajuritan telah disetujui Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Baca Juga: TNI AD dan Filipina Gelar Latma SMEE-C3, Ini Rincian Materinya

“Hal-hal terkait administrasi kepegawaian, prosesnya dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Nas dalam keterangan pers, dikutip Jumat (5/6).

Mayjen Trenggono ditunjuk menjadi Waka BGN setelah perombakan di jajaran petinggi BGN belakangan ini. Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya dicopot menyusul evaluasi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG).

Sebelum ini, Trenggono menjabat Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Trenggono masih berstatus tentara aktif saat mengemban jabatan tersebut.

Baca Juga: Resmi Berstatus Komcad, 1.758 ASN Kembali ke Kementerian dan Lembaga Masing-masing

Adapun Trenggono merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) 1993. Ia besar di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Trenggono pernah menjabat Direktur Umum Akademi Militer (2023-2024) serta Direktur Pengkajian dan Pengembangan Sesko TNI AD (2024-2025), sebelum dimutasi sebagai Staf Khusus Panglima TNI pada 2025.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.