Jabatan Strategis Kostrad TNI AD Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Jakarta, IDM – Sejumlah jabatan di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) berganti. Hal ini dipastikan dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps Prajurit Kostrad yang dipimpin Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar beberapa waktu lalu di Mako Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat.
Dalam acara tersebut mereka yang diganti adalah Kepala Zeni Kostrad dari Kolonel Czi Harry Pratomo kepada Kolonel Czi Eko Supri Setiawan, Kepala Penerangan Kostrad dari Kolonel Arm Eko Pristiono kepada Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, serta Kepala Hukum Kostrad dari Kolonel Chk Fika Budhiana kepada Kolonel Chk Agus Mulyana.
Baca Juga: Pakar Sebut Peradilan Militer Bagian dari Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara
Selain itu, juga dilaksanakan penyerahan jabatan Komandan Polisi Militer Kostrad kepada Panglima Kostrad, serta penerimaan jabatan Komandan Detasemen Markas Kostrad oleh Kolonel Inf Eko Bintara Saktiawan.

Prajurit Dituntut Hadapi Dinamika yang Kompleks
Pada kesempatan tersebut, Fadjar meminta prajuritnya harus memiliki kesiapan tinggi dalam pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dalam menghadapi dinamika di wilayah rawan konflik, ancaman separatis bersenjata, serta potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan.
Baca Juga: Profil Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI AD yang Gugur di Lebanon
Ia mengatakan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dan multidimensional. Ancaman tidak lagi bersifat konvensional, namun juga mencakup ancaman hibrida yang memadukan kekuatan militer dan nonmiliter.
Lebih lanjut, Panglima menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada prajurit, satuan, serta bangsa dan negara. Para perwira diharapkan memiliki orientasi yang jelas terhadap tugas serta berani mengambil keputusan dan menjadi teladan di garis depan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































