HANKAM

Intip Misi KRI Bima Suci, Kapal Latih Kebanggaan TNI AL yang Tiba di Manila

KRI Bima Suci
KRI Bima Suci bersama para taruna AAL tiba di Manila, Filipina, Kamis (2/7), usai menempuh pelayaran dari Nagasaki, Jepang. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Kapal layar tiang tinggi kebanggaan TNI AL, KRI Bima Suci, resmi bersandar di Pier 15, South Harbour, Port of Manila, Filipina, Kamis (2/7). Kapal latih legendaris ini membawa ratusan taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) untuk memulai misi pelayaran muhibah lintas samudra.

Kedatangan KRI Bima Suci bertujuan memperkuat diplomasi maritim Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Selain membawa misi pertahanan, pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2026 ini berjalan untuk mempererat hubungan bilateral dengan Filipina.

Sejumlah pejabat tinggi menyambut langsung kedatangan KRI Bima Suci di dermaga Manila. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Manila Victorina Hesti Dewayani hadir bersama Komandan Kodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah serta perwakilan dari Angkatan Laut Filipina.

Baca Juga: Tim Gabungan Amankan 4 Ton Timah Ilegal di Pangkalpinang

Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto menjelaskan, kehadiran kapal ini menjadi bukti nyata diplomasi angkatan laut untuk membangun rasa saling percaya antarnegara tetangga. Pelayaran lintas negara ini juga menjadi sarana praktik penting bagi para calon perwira.

"Pelayaran lintas samudra ini merupakan bagian dari pembinaan taruna AAL untuk membentuk calon perwira TNI AL yang profesional, berkarakter, tangguh, dan berwawasan global. Melalui pengalaman praktik navigasi, kepemimpinan, dan kerja sama internasional ini, para Taruna menjalankan peran penting sebagai duta bangsa untuk memperkuat diplomasi maritim Indonesia di negara sahabat," ujar Sugeng, dikutip dari laman TNI AL.

Lanjutkan Etape Usai Pukau Warga Jepang dan Rusia

Manila menjadi pelabuhan kesepuluh yang dikunjungi oleh kapal bernomor lambung 945 ini. Sebelum mengarahkan haluan ke Filipina, KRI Bima Suci baru saja menyelesaikan etape kesembilan di Nagasaki, Jepang, pada akhir Juni kemarin.

Saat berada di Jepang, tim perkusi Genderang Suling Gita Jala AAL angkatan ke-73 sukses menghibur ribuan warga lokal lewat aksi rancak tradisi Nusantara. Delegasi TNI AL di Jepang juga sempat menggelar kunjungan kehormatan dengan Kepala Staf Angkatan Laut Jepang Laksamana Saito Akira untuk membahas penguatan kerja sama maritim.

Sebelum unjuk gigi di Jepang, kapal latih yang membawa 77 taruna AAL dari korps teknik, elektro, dan suplai ini telah lebih dulu mengarungi sejumlah negara di Asia Timur Eropa Timur. Mereka sukses menyelesaikan misi serupa di Shanghai (Cina), Busan (Korea Selatan), hingga Pelabuhan Vladivostok (Rusia).

Baca Juga: TNI AD Cetak Pemimpin Baru, 654 Perwira Resmi Berpangkat Letda

Kenalkan Budaya RI Lewat Pameran di Atas Kapal

Selama bersandar di ibu kota Filipina, kontingen Indonesia bakal melanjutkan rentetan agenda sosial dan militer. Para kru kapal dan Taruna dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada pimpinan Angkatan Laut Filipina, berolahraga bersama, serta mengadakan pertukaran kebudayaan.

TNI AL juga membuka pintu kapal untuk masyarakat umum melalui program buka kapal (open ship) dan tur keliling dek (ship tour). Sesi ini menjadi kesempatan bagi warga lokal Manila untuk melihat langsung kemegahan KRI Bima Suci sekaligus mengenal ragam budaya nusantara yang dibawa oleh para taruna.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.