Intip Kemahiran K-9 Milik Polisi Militer TNI AD

Jakarta, IDM – Baru-baru ini satwa K-9 Polisi Militer Kodam (Pomdam) V/Brawijaya pamer kemampuan saat kunjungan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad), Mayjen TNI Eka Wijaya Permana.
Dilansir keterangan Puspomad, Kamis (4/12), satwa jenis anjing ini memamerkan kemampuan kelincahan (agility),, deteksi bahan peledak, deteksi narkotika, serta dukungan operasi SAR dalam pencarian korban bencana alam.
Baca Juga: Kemhan Kirim 75 Mahasiswa Koas Fakultas Kedokteran Militer Unhan ke Lokasi Banjir-Longsor Sumatra
"Setiap demonstrasi menunjukkan profesionalisme dan kesiapan unsur K-9 dalam mendukung tugas-tugas kepolisian militer Angkatan Darat," tulis keterangan Puspomad.

Untuk diketahui selain di Pomad, TNI AD juga mempunyai unit K-9 Taipur Kostrad. Unit ini sering dilibatkan dalam operasi penting karena kemampuannya seperti pembebasan tawanan.
Baca Juga: TNI AD Target Dua Minggu Pasang Jembatan Bailey di Sumatra
Sementara itu di TNI kegiatan pelatihan K-9 juga beberapa kali diadakan. Pelatihan ini tidak hanya pada satwanya namun juga prajuritnya. Pada bulan April 2025 lalu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyaksikan langsung latihan ini.
Latihan ini diikuti prajurit dari tiga matra, Darat, Laut dan Udara dalam materi pawang anjing pelacak (K-9). Tujuannya untuk memperkuat kemampuan taktis dan operasional TNI di berbagai misi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































