Intensifkan Pengamanan, TNI AD Pastikan tidak Ada Gangguan Pelaksanaan Nataru

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono memastikan masyarakat akan menjalankan kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 dengan aman.
Donny mengatakan TNI AD akan intensif melakukan pengamanan termasuk gangguan-gangguan lainnya.
Baca Juga: TNI AL Amankan Dua Kapal Pengangkut Nikel yang Diduga Langgar Aturan di Perairan Mandiodo
"Persiapan Nataru saya rasa seperti protap yang ada di TNI. Kita tetap melaksanakan pengamanan agar semuanya stabilitas keamanan terjamin. Masyarakat bisa melaksanakan Nataru dengan aman, tidak ada gangguan-gangguan. Mungkin itu yang perlu bisa saya sampaikan," kata Donny di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (27/11).
Lebih lanjut Donny memastikan fokus pengamanan tidak hanya di rumah ibadah seperti Gereja tetapi juga terkait antisipasi bencana.
Baca Juga: Banjir Aceh, TNI Kerahkan Super Hercules Angkut Material Tower Darurat untuk Pemulihan Kelistrikan
"Kalau pengamanan khusus, saya rasa tidak hanya fasilitas ibadah yang kita pikirkan tapi semuanya. Kalau kita kan berpikirnya global. Kalau kita datang ke suatu daerah yang ada bencana, ya kita selesaikan semua. Tidak hanya untuk tempat ibadah saja. Semuanya kita bereskan," kata Donny. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































