HANKAM

Instruksi Panglima TNI: Dukung Program KKRI, MBG hingga Produksi Etanol

Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon saat membacakan instruksi Panglima TNI dalam Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan Terpusat Tahun 2025 yang digelar di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (13/11). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan instruksi kepada jajaran TNI Angkatan Darat dalam apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat Tahun 2025 yang digelar di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (13/11).

Instruksi tersebut dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon yang mewakili Panglima TNI.

Dalam arahannya, Panglima TNI mengatakan bahwa dansatkowil sebagai salah satu pemegang peran penting sebagai ujung tombak TNI dalam menjaga stabilitas nasional, menjaga situasi kondusif di daerah, dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung berbagai program strategis negara.

Baca Juga: 3 Jenderal TNI AD Dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama, Ini Daftarnya

Agus menekankan jajaran TNI AD untuk mendukung program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang dirancang sebagai wadah pembinaan generasi muda guna menumbuhkan semangat nasionalisme, disiplin, dan kejuangan.

“Hingga saat ini, program tersebut telah terlaksana dalam tiga gelombang pelatihan KKRI dengan total peserta mencapai 31.468 orang (siswa), menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangun karakter generasi penerus bangsa,” kata Richard membacakan amanat Panglima TNI, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (14/11).

Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak
Apel dihadiri Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Kepala Staf TNI AD Letjen Muhammad Saleh Mustafa, dan para pejabat matra darat lain. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Panglima TNI juga menjelaskan pentingnya keberlanjutan progam makan bergizi gratis (MBG) yang sudah berhasil mencapai target nasional dengan menjangkau 30 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Pencapaian ini tidak lepas dari peran satuan-satuan TNI di lapangan. Dengan operasional 125 SPPG dan 339 dapur TNI, penerima manfaat mencapai 453.916 orang,” ujar Richard.

Menutup arahannya, Panglima TNI menegaskan perlunya dukungan penuh TNI AD terhadap berbagai program strategis pemerintah, mulai dari pengembangan singkong sebagai bahan pangan dan bahan baku etanol, penguatan ketahanan pangan di Papua, hingga pendampingan Koperasi Merah Putih beserta pemasaran hasil produksinya ke MBG.

Baca Juga: KRI Selar-879 Evakuasi Jenazah di Perairan Tanjung Manggar

Agus juga mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga kondusivitas wilayah sebagai prasyarat utama stabilitas nasional dan kelancaran pembangunan di seluruh penjuru Tanah Air.

Puspen TNI menulis, apel dansatkowil ini tidak hanya menjadi forum koordinasi dan evaluasi, tetapi juga momentum strategis para komandan satuan kewilayahan untuk memperkuat peran dan fungsi pembinaan teritorial TNI, khususnya matra darat, di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Apel tersebut dihadiri Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Kepala Staf TNI AD Letjen Muhammad Saleh Mustafa, dan para pejabat matra darat lain. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.