Inovasi Standar Kepelatihan TNI AD, Ini Strategi Letjen Mohamad Hasan

Jakarta, IDM – Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Kodiklatad) terus memperketat dan memperbarui standar kepelatihan di lingkungan TNI AD. Hal ini pastikan saat Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Mohamad Hasan meninjau langsung pelaksanaan Mobile Training Team (MTT) Pelatih Rindam Jajaran TNI AD TA 2026 di Rindam I/BB, Kamis (27/8).
Baca Juga: Langkah Tegas TNI AD Hadapi Proxy War dan Radikalisme yang Mengintai Papua
Dilansir keterangan Penkodiklatad, Jumat (28/8), pada kesempatan tersebut Hasan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih sebagai salah satu kunci keberhasilan pembentukan prajurit yang profesional, tangguh dan siap menghadapi dinamika tugas.
"Para pelatih dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menyampaikan dan melatihkan materi secara efektif, sistematis, terukur serta menyesuaikan metode latihan dengan perkembangan teknologi dan karakteristik medan tugas," tulis keterangan Penkodiklatad.
Untuk diketahui, kegiatan MTT tersebut merupakan bagian dari upaya Kodiklatad dalam meningkatkan kemampuan Perwira dan Bintara Pelatih Rindam jajaran TNI AD agar memahami dan mampu melatihkan ilmu kepelatihan, nikgarlat serta mahir dalam teknik dan taktik militer/pertempuran.
Baca Juga: TNI Kerahkan Pati dan Pamen untuk Dijadikan Penyuluh Penanganan Karhutla di Kalbar hingga Riau
"Kehadiran Dankodiklatad dalam peninjauan MTT diharapkan semakin memotivasi para Perwira dan Bintara Pelatih untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya, sekaligus memperkuat standar kualitas kepelatihan di seluruh Rindam jajaran TNI AD. Dengan pelatih yang kompeten dan profesional, diharapkan proses pendidikan dan latihan mampu melahirkan prajurit TNI AD yang semakin terlatih, adaptif dan siap melaksanakan tugas di berbagai medan dan situasi," tutup keterangan Penkodiklatad.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































