HANKAM

Inovasi Pupuk Bios 44 DC dari Kodam III/Siliwangi Buat Padi Petani di Cicalengka Cepat Panen

Acara panen raya padi
Acara panen raya padi demplot Bios 44 DC yang dihadiri Pangdam III/Slw Mayjen TNI Erwin Djatniko dan PJ. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Senin, (18/9). (Foto: Dok. Kodam III/Siliwangi)

Jakarta, IDM - Petani padi di Cicalengka bisa tersenyum lega, pasalnya melalui pemberdayaan pupuk Bios 44 DC, salah satu inovasi Kodam III/Slw padi mereka menjadi cepat panen.

"Nampak perbedaan lahan seluas 1 hektar yang menggunakan Bios 44 DC sudah siap panen pada usia 13 minggu. Ini memiliki kurun waktu 3 minggu lebih cepat dibandingkan padi yang menggunakan pupuk kimia, yang membutuhkan waktu selama 16 minggu untuk siap panen,” ujar Ketua Poktan Desa Mekarwangi, Cicalengka H. Sobur saat acara panen raya padi demplot Bios 44 DC yang dihadiri Pangdam III/Slw Mayjen TNI Erwin Djatniko dan PJ. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Senin, (18/9) kemarin.

Baca Juga: TNI Siapkan Strategi Pertahanan Nusantara, Bakal Diserahkan ke Kemhan

Selain itu dilihat dari hasil panen raya, tampak padi yang menggunakan Bios 44 DC saat musim kemarau dapat menghasilan padi sebanyak 9,5 ton per hektar, sedangkan pada panen raya sebelumnya bulan Maret sebanyak 7,2 ton.

PJ Gubernur Jabar mengapresiasi acara Panen Raya saat ini dengan harapan bisa meningkatkan komoditas Padi di Jabar. Saat ini Jabar menjadi No 2 sentra produksi padi setelah Jawa Timur, ini semua bukti kerja sama dari berbagai pihak untuk mencapai hasil yang meningkat.

Baca Juga: Pangkostrad Resmikan Daerah Latihan Brigif Mekanis 14 Mandala Yudha

“Mari kita jaga kerjasama yang sudah berjalan, jaga kolaborasi dari berbagai pihak untuk meningkatkan produksi beras dan mudah mudahan panen raya ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” ucap PJ Gubernur. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.