Inovasi Baru, TNI Operasikan Drone Angkut untuk Salurkan Bantuan Logistik di Medan Sulit

Jakarta, IDM – TNI kini mulai mengoperasikan kendaraan nirawak atau drone angkut untuk menyalurkan bantuan logistik di medan yang sulit.
Pusat Penerangan TNI melalui keterangan video pada Jumat (28/11), mengatakan bahwa drone tersebut merupakan salah satu inovasi dan adaptasi teknologi dari TNI.
Drone angkut itu digunakan untuk mengirimkan logistik ke daerah terpencil yang selama ini sulit terjangkau melalui jalur darat maupun udara.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi SDM, 89 Personel TNI AU Ikuti Pelatihan Drone CH-4 di Cina
“Pengiriman ini dilakukan ke wilayah medan ekstrem, baik pegunungan, hutan lebat dan daerah dengan akses terbatas,” tulis keterangan Puspen TNI.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, drone tersebut juga bisa digunakan untuk meningkatkan efektivitas pemantauan wilayah terdampak bencana.
“Drone digunakan terutama untuk menjangkau titik yang sulit diakses kendaraan darat akibat terputusnya jalur atau kondisi medan yang berisiko,” kata Freddy saat dihubungi Indonesia Defense Magazine (IDM), Senin (1/12).
Selain menggunakan pesawat berawak, TNI juga memanfaatkan drone untuk pengiriman bantuan ringan, pemetaan situasi, serta mendukung unsur search and rescue (SAR) dalam pencarian korban bencana.
Penggunaannya selalu mengedepankan prinsip efektif efisien dan terukur serta mengutamakan keselamatan masyarakat.
Namun, Kapuspen TNI menyatakan bahwa drone angkut tersebut belum dimanfaatkan dalam operasi kemanusiaan di tiga provinsi terdampak banjir-longsor saat ini.
“Yang digunakan hanya drone pantau atau intai untuk penginderaan jarak jauh saja ke lokasi-lokasi terdampak bencana yang terisolasi dan sulit dijangkau,” kata Freddy. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































