HANKAM

Inisiatif Koramil di TTS Budidayakan Bambu Hitam yang Hampir Punah

Koramil
Koramil 1621-02/Amanuban Tengah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT membudidayakan Bambu Hitam yang diambang kepunahan. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Sebuah kisah inisiatif dilakukan Koramil 1621-02/Amanuban Tengah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT yaitu membudidayakan Bambu Hitam yang diambang kepunahan.

Dilansir keterangan Dispenad, Selasa, (15/2) inisiatif ini langsung dikomandoi Danramil Kapten Inf Gunawan B. Haryanto yang mengajak anggota Koramil untuk membudidayakan Bambu Hitam ini.

Ia mengatakan awal ide ini muncul lantaran salah satu anggotanya, yakni Serma Apris Mada ingin membuat meja dan kursi menggunakan Bambu Hitam, setelah dicari sudah sulit dan langka, hanya 2 titik rumpun bambu yang di temukan dan tidak terlalu rimbun.

"Kami langsung berinisiatif dan berkoordinasi untuk membudidaya dengan beberapa pihak dan mereka merespon serta mendukung dengan memberikan sedikit pengetahuan mulai dari menyiapkan Polybag, stek ranting bambu hitam, hingga pemasangan waring, serta penyiraman. Saat ini sudah 222 Polybag yang terisi, mudah-mudahan semua berjalan lancar sesuai rencana,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1621/TTS Letkol Inf Sobirin mengapresiasi kinerja sekaligus Inisiatif Danramil 1621-02/Amanuban Tengah ini. Ia sangat berterima kasih dan merasa bangga atas apa yang dilakukan Pak Gunawan dan Anggota, ini sebagai contoh untuk anggota Kodim 1621/TTS yang lain.

Baca: KSAD: TNI AD Akan Perhatikan Kesejahteraan Prajurit dengan Perbaiki Rumah Dinas

“Kita ketahui bersama, bahwa Bambu Hitam ini memang sudah hampir punah, padahal kaya akan manfaat seperti meningkatkan Volume Air, mencegah erosi, menyerap karbondioksida, sebagai obat, dan bisa juga sebagai tempat wisata kalau kita menatanya dengan teratur. Tentunya ini akan membantu perekonomian masyarakat,” katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.