HANKAM

Ini Spesifikasi Pesawat Prancis dalam Misi Pegase 2026

Pesawat Angkut A400M
Pesawat Angkut A400M Atlas FASF di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa (22/9) (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Sejumlah pesawat Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (French Air and Space Force/FASF) yakni Rafale, A400M, dan A330 MRTT berada di Jakarta untuk Misi Pegase 2026.

Singgah di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, delegasi Prancis berada di Jakarta pada 20–25 September 2026. Prancis mengerahkan sebanyak 300 personel, empat Pesawat Tempur Rafale F4, tiga Pesawat Tanker A330 Phoenix, dan dua Pesawat Angkut A400M Atlas.

Misi Pegase 2026 akan menempuh perjalanan lebih dari 40.000 kilometer dalam waktu sekitar 40 hari. Misi ini menegaskan komitmen FASF dalam mendukung kebebasan navigasi, memperkuat keamanan bersama, sekaligus mempererat hubungan bilateral.

Berbagai armada yang dikerahkan dalam diplomasi udara ini memiliki keunggulannya masing-masing seperti berikut.

Baca Juga: Pangdivif 3 Pimpin Sertijab Danbrigif 20 IJK: Pentingnya Dukungan Seluruh Prajurit

A400M Atlas

A400M Atlas merupakan pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT), yang mampu beroperasi untuk berbagai misi, di antaranya mendukung pergeseran misi militer, pengisian bahan bakar di udara (air to air refueling), serta bantuan kemanusiaan.

Dengan kapasitas angkut hingga 37 ton dan jangkauan terbang jauh, pesawat ini dapat Sistem terintegrasi canggih yang mencakup sistem komunikasi (AFDX, MIDS) auto channel, Navigasi berbasis (GPS, GNSS, FMS, IRS), sistem display HUD (Head Up Display), NTD (Navigation and Tactical Display) dan ECAM (Electronic Centralized Aircraft Monitoring).

Selain itu, A400M juga mampu take off maksimum dengan berat 141.000 kilogram dan dilengkapi dengan sistem surveilance (TCAS, TAWS, DASS, RWR) yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran situasional dan kinerja dalam setiap penerbangan. Pesawat ini mampu mengudara selama 8 jam tanpa melaksanakan refuel dengan maksimum ketinggian 40.000 feet (kaki).

Baca Juga: Korem 051/Wijayakarta Dampingi UMKM di Depok, Dorong Lansia Tetap Produktif

Pesawat Tanker A330
Pesawat Tanker A330 MRTT Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (French Air and Space Force/FASF) di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa (22/9) (IDM/Septo Kun Wijaya)

A330 MRTT

A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT) adalah pesawat tanker yang tidak hanya mampu mengisi bahan bakar di udara, tapi juga memiliki kapasitas menjadi transportasi strategis. Mampu menggangkut hingga 111 ton bahan bakar, menjadikannya sebagai salah satu pesawat tanker dengan kapasitas tertinggi.

A330 MRTT dapat mendukung misi pengangkutan udara dengan mengerahkan 300 penumpang atau setara dengan 45.000 kilogram kargo. Pesawat ini juga mampu dikonfigurasi untuk misi evakuasi medis, di mana kabin A330 MRTT dapat mengakomodasi hingga 130 tandu dan menyediakan fasilitas perawatan medis penting.

Baca Juga: Sailing Pass KRI di Teluk Jakarta dan Peringatan HUT ke-81 di Monas Batal, Diganti Acara Sederhana di Mabes TNI

Pesawat Tempur Rafale
Pesawat Tempur Rafale F4 FASF di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa (22/9) (IDM/Septo Kun Wijaya)

Rafale F4

Rafale F4 merupakan pesawat tempur yang dirancang untuk menjalankan berbagai misi sekaligus, mulai dari duel udara, penyerangan sasaran di darat, pengintaian, hingga operasi antikapal. Dengan kemampuan multi-misi tersebut, Rafale dikategorikan sebagai pesawat tempur generasi 4.5 yang adaptif terhadap dinamika pertempuran modern.

Keunggulan Rafale terletak pada kombinasi kecepatan tinggi, daya jelajah luas, fleksibilitas multi-role, serta kemampuan Electronic Warfare (EW) tingkat lanjut. Kemampuan itu didukung radar Active Electronically Scanned Array (AESA), sistem peperangan elektronik (Electronic Warfare/EW), serta data link canggih yang memungkinkan pertukaran informasi secara real-time di medan operasi.

Dengan berbagai sistem peperangan elektronik yang dimiliki, memberi perlindungan mandiri terhadap ancaman rudal udara-ke-udara maupun darat-ke-udara dan menjadikannya platform untuk pertempuran modern.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.