Ini Sosok di Balik Patung Pak Karno yang Berdiri di Kemhan

Jakarta, IDM - Adalah Dunadi, pria kelahiran Yogyakarta, 3 Agustus 1960 merupakan sosok penting dalam pembuatan patung Bung Karno berkuda yang sekarang berdiri di halaman Kementerian Pertahanan Republik Indonesia setelah diresmikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-5 Megawati Sukarnoputri pada 6 Juni kemarin. Selaku pemahat patung, Dunadi menceritakan bagaimana proses pembuatan patung Bung Karno berkuda.

"Pembuatan patung Bung Karno ini memakan waktu sekitar tujuh bulan. Mulai dari perencanaan, pemahatan, dan pengiriman," jelas Dunadi.
Pria 61 tahun ini menambahkan kalau sebelumnya patung dibagi menjadi beberapa bagian sebelum dikirim ke Jakarta menggunakan truck. Sesampainya di Kemhan Dunadi merangkai patung menjadi satu bagian hingga membentuk patung Bung Karno berkuda.

"Patung ini sengaja saya buat kaki kuda mengangkat satu kaki, seolah-olah Bung Karno menunggangi kuda yang sedang berjalan. Kalau saya buat tegap hasilnya kurang bagus, " ujar lulusan Sekolah Seni Rupa Indonesia ini.
Sebagai seorang pematung, menurutnya pembuatan patung Bung Karno adalah kebanggaan baginya. Karena patung Bung Karno berkuda hanya ada di dua kota, Solo dan Jakarta.
Sebagai pematung yang aktif dalam karya personal dan proyek-proyek monumen, prestasinya terbilang moncer. Bisa dikatakan Dunadi merupakan salah satu pematung monumen berskala internasional yang dimiliki negeri ini.

Beberapa proyek monumen yang pernah dikerjakan antara lain Patung Gesang di Solo (1991), Monumen Jenderal Ahmad Yani di Purworejo (1992), Patung Saraswati di Taman Indonesia Charles Darwin University, Darwin, Australia (2009), Monumen Arjuna Wijaya, Boyolali, Jawa Tengah (2015), Patung Taman Kupu-Kupu “Butterflies Up-Close”, Science Centre Singapura (2016), Lambang Garuda Pancasila di Istana Merdeka, Jakarta (2018 & 2019), Monumen Pangsar Jenderal Soedirman di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta (2019), Monumen Marsda TNI Anumerta Prof. dr. Abdulrachman Saleh di Wisma Aldiron, Jakarta (2021), Monumen Dr. (H.C.) Ir. Sukarno di Lemhannas RI, Jakarta (2021), dan Monumen Dr. (H.C.) Ir. Sukarno di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta (2021).
Dengan kemampuan teknik realis yang mumpuni, ia menjadi salah satu murid dan generasi penerus yang berhasil pasca pematung besar Edhi Sunarso (alm). (ph/nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































