Ini Lokasi 3 Batalion Bantuan Tempur TNI AD yang Diresmikan Presiden Prabowo

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebut tiga Batalion Bantuan Tempur yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 5 Oktober lalu berada di wilayah-wilayah strategis Indonesia.
Menurut Donny, penempatan batalion ini telah mempertimbangkan kebutuhan pertahanan dan karakteristik strategis masing-masing wilayah.
Baca Juga: Raih Patch Thunder, Tiga Penerbang TNI AU Rampungkan Program Konversi XIV Sukhoi
"Terkait penempatannya, tentu telah mempertimbangkan kebutuhan pertahanan dan karakteristik strategis masing-masing wilayah," kata Donny kepada Indonesia Defense Magazine, Senin (12/10).
Lebih lanjut, Donny menjelaskan bahwa pengembangan Batalion Kavaleri di Riau diarahkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan kawasan Selat Malaka dan sekitarnya. Kemudian, Batalion Armed di Papua diharapkan dapat memperkuat dukungan bagi satuan manuver, khususnya dalam menghadapi tantangan geografis dan dinamika keamanan wilayah. Sementara itu, pengembangan Batalion Arhanud di wilayah Kodam Jaya ditujukan untuk memperkuat perlindungan udara Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: Kemhan: “Drone” Siluman Kizilelma dari Turkiye Masih Penjajakan
"Seluruhnya merupakan bagian dari penataan kekuatan yang disesuaikan dengan kebutuhan tugas dan kepentingan pertahanan negara," kata Donny.
Sebelumnya, pada 5 Oktober 2026 lalu yang bertepatan dengan HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo meresmikan 204 satuan baru, termasuk enam Kodam baru. Dari 204 satuan tersebut, terdapat tiga Batalion Bantuan Tempur TNI AD yang terdiri atas satu batalion kavaleri, satu batalion artileri medan, dan satu batalion artileri pertahanan udara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































