HANKAM

Ini Harapan Dubes Turki Saat Bertemu Menhan Prabowo

Ini Harapan Dubes Turki Saat Bertemu Menhan Prabowo
(Dok IDM)

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Republik Turki Askin Asan beserta delegasi di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Jumat (1/4).

Dalam sambutannya, Menhan Prabowo menyampaikan jika Turki dan Indonesia memiliki nilai-nilai yang hampir serupa. Baik Turki maupun Indonesia dinilai mempunyai potensi dan semangat yang sama untuk berkolaborasi di segala bidang serta bersama-sama menjadi stabilisator keamanan di kawasan masing-masing.

Menhan Prabowo juga mengucapkan terimakasih atas terlaksananya pertemuan bilateral bidang kerja sama peralatan pertahanan di Ankara, Turki pada tahun 2021 lalu, serta berharap kerja sama industri pertahanan dapat ditingkatkan termasuk kerja sama lainnya, seperti bidang elektronik, IT, penerbangan, kapal perang dan propelan.

Menhan Prabowo turut mengapresiasi komitmen kuat Kemhan Turki mendukung kerja sama di industri pertahanan, baik dalam kerangka government-to-government maupun business-to-business, yang diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas industri pertahanan Indonesia, seperti halnya keberhasilan kerja sama produksi bersama Medium Tank Kaplan dan Harimau.

Saat ini, Indonesia dan Turki tengah dalam proses finalisasi Defense Cooperation Agreement (DCA) yang memasuki tahap akhir pembahasan, sebagai payung hukum kerja sama pertahanan yang lebih luas. Menhan Prabowo berharap, hal ini menjadi awal yang baik bagi kedua pihak untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan.

(Dok IDM)

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi simbol penguatan hubungan diplomatik kedua negara di mana selama ini relasi antara Indonesia dan Turki telah menyentuh beberapa aspek strategis seperti politik, ekonomi, sejarah, budaya, pertahanan, dan keamanan.

Askin Asan menyampaikan bahwa dunia saat ini kembali dihadapkan pada isu kekerasan dan perang yang kerap terjadi beberapa tahun terakhir. Askin menyampaikan hal tersebut berdasarkan data bahwa selama 2021 tercatat delapan perang yang terjadi di seluruh penjuru dunia. Jumlah orang yang dievakuasi juga meningkat selama empat tahun terakhir. Total ada 82,4 juta orang yang mengungsi hingga akhir 2020.

Berbekal mandat langsung dari Pemerintah Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Dubes Turki memohon kesediaan pemerintah Indonesia bersama dalam mewujudkan kolaborasi dan menghadapi tantangan dunia, bekerjasama dalam pembangunan menuju negara yang mandiri, kuat, sejahtera serta turut serta dalam menjaga perdamaian dunia.

“Saya akan bekerja lebih keras untuk membangun kolaborasi, kerja sama antarnegara kita, antarbangsa kita. Saya juga akan membawa hubungan Turki dan Indonesia ke tingkat yang baru,” tegas Askin.

Sebelumnya Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) ini diterima Presiden Indonesia Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut Askin menyebut jika Indonesia memiliki hubungan yang sangat bersejarah dengan Turki. (nhn/gin)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.