Ingin Babinsa Terus Hadir, Seorang Warga Hibahkan Tanah untuk Bangun Koramil

Jakarta, IDM - Cerita haru datang dari Sumarno, warga di Tasik Serai Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Demi menghadirkan sosok-sosok prajurit, yakni Bintara Pembina Desa (Babinsa) di lingkungannya ia rela menghibahkan tanahnya seluas 6.722 meter persegi guna pembangunan Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) Talang Muandau, wilayah Distrik Militer (Kodim) 0303 Bengkalis.
Dilansir dari keterangan resminya Penerangan Kodam Bukit Barisan, Selasa, (31/1) penghibahan ini ditandai dengan penandatanganan secarik kertas berwujud surat resmi di depan Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto, Danramil 03 Mandau, Pasilog Lettu. Inf. Ucok Doni Samosir serta beberapa Babinsa.
"Koramil 03 Mandau yang ada saat ini sangat jauh dari lingkungan kami, harus lewati medan terjal dan butuh waktu untuk menjangkau. Memang benar dari Koramil 03 Mandau ada menempatkan Babinsanya di wilayah Desa Tasik Serai ini, tapi hemat kami, alangkah indahnya ada kantornya langsung di sini," kata Sumarno mengungkapkan alasannya.
Baca: Kadispsiad Baru Jelaskan Akan Kembangkan Pemeriksaan Psikologi Berbasis IT
"Jadi kalau ada gangguan, bisa cepat ditanggapi. Jujur, di sini memang sering terjadi gangguan, konflik sosial, bahkan banyak lagi. Kami harap, dengan kehadiran kantor Koramil di Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau ini, situasi bisa lebih aman dan nyaman,” tambah Sumarno. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































