Indonesia Tekankan Kerja Sama Pertahanan dengan Australia dan Singapura

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menekankan komitmen kerja sama pertahanan dengan dua negara tetangga yaitu Australia dan Singapura.
Hal itu ia ungkapkan saat menerima dua kunjungan kehormatan yakni Duta Besar Singapura untuk Indonesia H.E. Kwok Fook Seng dan Duta Besar Australia untuk Indonesia H.E. Penny Williams di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (7/11).
Baca Juga: Prajurit Koarmada III Sorong Simulasi Penanganan Huru-hara Jelang Pilkada Serentak
Dalam pertemuan dengan Kwok, Sjafrie mengatakan bahwa Indonesia mendukung penuh kerja sama bilateral yang dilandasi pada asas-asas kesetaraan, saling menguntungkan, dan penghormatan penuh terhadap kedaulatan, integritas wilayah, serta hukum internasional.

“Sebagai leading sector, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berkeinginan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan Indonesia-Singapura agar semakin kokoh,” ujarnya.
Usai pertemuan itu, Sjafrie langsung menerima kunjungan Williams dan membahas isu-isu strategis yang relevan di kawasan Asia-Pasifik. Keduanya juga membahas peningkatan kerja sama pertahanan di masa mendatang, setelah dilakukannya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (Defence Cooperation Agreement / DCA) RI-Australia di Aula Graha Utama, Akmil, Magelang pada bulan Agustus lalu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































