HANKAM

Indonesia Tanda Tangani Kontrak Pembelian 12 Pesawat Tempur Ringan M-346 F Produksi Italia

Pesawat M-346 F
Pesawat M-346 F buatan Leonardo. (Foto: Dok. Leonardo)

Jakarta, IDM – Indonesia menandatangani kontrak pembelian 12 unit pesawat tempur ringan multiperan Leonardo M-346 F “Block 20” produksi perusahaan asal Italia, Leonardo.

Tanda tangan kontrak itu dilaksanakan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7), dengan disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono.

Kontrak itu merupakan tindak lanjut dari letter of intent (LoI) yang ditandatangani Kementerian Pertahanan RI, PT ESystem Solutions (ESS) Indonesia, dan pihak Leonardo saat gelaran Singapore Airshow 2026 di Singapura, pada 4 Februari lalu.

Baca Juga: OPM Tembak Mati Tiga Warga Sipil di Trans Papua, Koops TNI Habema Buru Pelaku

CEO sekaligus General Manager Leonardo Lorenzo Mariani mengatakan, lewat kerja sama ini, Italia ingin memperluas kontribusi dan keterlibatan dalam pengembangan kedirgantaraan dan pertahanan Indonesia.

“Untuk memberikan tingkat teknologi yang dibutuhkan negara (Indonesia) dalam peta jalan pengembangan kedirgantaraan dan pertahanan jangka panjangnya,” kata Lorenzo Mariani dalam pernyataan pers, Rabu (22/7).

Tanda tangan kontrak
Tanda tangan kontrak M-346 F di Istana Kepresidenan. (Foto: Dok. Leonardo)

Kontrak, yang merupakan lanjutan dari LoI, mencakup berbagai dukungan seperti pemeliharaan pesawat, perbaikan, pelatihan hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pengadaan M-346 F Blok 20 merupakan upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. M-346 F diproyeksikan menggantikan jet tempur TNI AU yang sudah tua, seperti Hawk 109/209 buatan Inggris.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Nasional, KSAD Sebut Krisis Pangan Sama Bahayanya dengan Ancaman Militer

Leonardo mengatakan, M-346 Blok 20 menawarkan kemampuan tempur multiperan dan bisa digunakan pelatihan lanjutan bagi pilot jet tempur Indonesia, dalam hal ini TNI AU.

“Indonesia akan menjadi pengguna ke-23 pesawat M-346. Kontrak tersebut juga memperkenalkan standar Blok 20 baru di Asia, mengikuti Eropa dan kawasan Amerika Utara,” tulis Leonardo.

Pesawat M-346 F telah dilengkapi kokpit dengan large area display (LAD), radar pemindai elektronik aktif (AESA), sistem pertukaran data link 16, perangkat penangkal elektronik (electronic countermeasures) hingga sistem senjata terbaru.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.