HANKAM

Indonesia-Qatar Tanda Tangani MoU Menuju ke DCA, Pengembangan Indhan Matra Darat dan Laut jadi Fokus Bahasan

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar H.E. Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Indonesia dan Qatar selangkah lagi menandatangani defence cooperation agreement (DCA) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) atau statement of intent terkait kerja sama pertahanan.

Penandatanganan dilakukan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar H.E. Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Selasa (2/6).

“Kami membahas beberapa hal yang berkaitan dengan intensitas kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Qatar, baik itu berkaitan kerja sama militer, latihan, pendidikan, industri pertahanan, dan lain-lain,” ujar Sjafrie saat menerima kunjungan Sheikh Saoud.

Baca Juga: Di Hadapan Sultan Brunei dan KSAU, JAT Unjuk Kemampuan Aerobatik pada HUT ke-65 RBAF

Pada hari ini, kata Sjafrie, Indonesia dan Qatar menandatangani satu kesepakatan jembatan menuju ke DCA.

“Ini tentunya akan kita laksanakan sampai dengan DCA,” tutur Menhan RI.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (IDM/Nirmala Maulana)

Dalam rencana kerja sama pertahanan, terdapat pengembangan industri pertahanan dalam negeri yang berkaitan dengan produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) matra darat dan laut.

“Ada penandatanganan MoU kerja sama industri pertahanan antara Barzan Holdings (Qatar) dan dengan industri pertahanan (Indonesia) melalui Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan RI,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait selepas pertemuan.

Baca Juga: Empat Jenderal Bintang Tiga Selimuti Peti Jenazah Ryamizard Ryacudu dengan Bendera Merah Putih

Selain pengembangan industri pertahanan, kerja sama juga membahas pendidikan militer, peningkatan sumber daya manusia (SDM) pertahanan hingga dialog strategis.

“Proses masih berjalan, karena itu akan membutuhkan framework dan working group untuk membahas DCA ke depannya seperti apa,” tutur Rico.

Sementara itu, Sheikh Saoud mengatakan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia telah ia bahas sebelumnya saat menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (1/6).

“Kami akan berdiskusi secara detail pada hari ini (dengan Sjafrie),” tutur Sheikh Saoud.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.