HANKAM

Indonesia Jajaki Kerja Sama Kedokteran Militer dan Farmasi Pertahanan dengan India

Anil Chauhan
Panglima Angkatan Bersenjata India Jenderal Anil Chauhan disambut melalui jajar kehormatan di Kemhan RI. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Indonesia melalui Kementerian Pertahanan RI menjajaki potensi kerja sama kedokteran militer dengan India.

Penjajakan itu dilakukan saat Panglima Angkatan Bersenjata India Jenderal Anil Chauhan bertemu Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/10).

“Kita juga sedang menjajaki kerja sama di bidang kedokteran. Kita akan mengirim dokter-dokter (ke India) untuk menjadi spesialis,” tutur Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto setelah pertemuan.

Baca Juga: Mayjen TNI Eko Susetyo Komandan Pussenkav, Lulusan Terbaik Akmil 1991

Selain itu, Kemhan RI juga menjajaki kerja sama farmasi pertahanan. Diketahui, Kemhan dan TNI sedang membangun gerai Apotek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kemhan melalui Pusat Farmasi Pertahanan, Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan (Baharwathan) juga mengambil alih komando pengendalian (kodal) Lembaga Farmasi (Lafi) tiga matra serta Lembaga Biologi dan Vaksin (Labiovak) TNI Angkatan Darat.

“Demikian juga kita menjajaki untuk farmasi pertahanan, mencari sumber-sumber untuk obat-obatan yang kita produksi,” ujar Donny.

Di bidang pendidikan dan latihan, Indonesia berencana mengirimkan kadet dan taruna ke India.

Baca Juga: KSAD: Butuh Diskusi Panjang Soal Pembelian Helikopter Black Hawk karena Mahal

Sementara itu, Jenderal Anil Chauhan akan melaksanakan tur ke sejumlah industri pertahanan Indonesia untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

Anil telah mendatangi PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Pindad (Persero) di Bandung, Jawa Barat. Rencananya, ia akan berkunjung ke PT PAL Indonesia pada Rabu (29/10).

“Intinya tadi beliau membicarakan kerja sama antara India dengan Indonesia, khususnya di bidang pertahanan dan militer. Sudah cukup banyak kerja sama antara kita dengan India. Kita ingin tingkatkan, di antaranya dalam bidang industri pertahanan,” ujar Wamenhan RI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.