HANKAM

Indonesia Disebut jadi Pembeli Pertama “Drone” Siluman Kizilelma dari Turkiye

Bayraktar Kizilelma
Drone siluman Bayraktar Kizilelma. (Foto: Dok. Baykar Technologies by airforce technology.com)

Jakarta, IDM – Indonesia disebut menjadi negara pertama yang akan membeli pesawat nirawak atau drone siluman Bayraktar Kizilelma produksi Baykar, perusahaan asal Turkiye.

Informasi tersebut disampaikan media pertahanan asal Turkiye, Turkish Defence Agency, pada Sabtu (10/10), yang menyebut Indonesia akan membeli 12 unit drone Kizilelma.

Baca Juga: Komandan Wingdik 400 Matukjur Buka Latganda Prajurit Siswa Semaba PK Pria Angkatan ke-58

“Indonesia menjadi pelanggan ekspor pertama Bayraktar Kizilelma. Pada tahap pertama perjanjian, penyediaan 12 unit Kizilelma direncanakan,” tulis Turkish Defence Agency.

Berita yang sama juga menyebutkan bahwa Indonesia membuka kemungkinan untuk membeli unit drone tambahan, melanjutkan 12 unit pada tahap pertama.

Turkish Defence Agency menulis, pengadaan itu merupakan bagian perjanjian yang ditandatangani antara Baykar dan PT Republik Aero Dirgantara dari Indonesia.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan RI mengaku masih mencari informasi terkait pengadaan 12 unit drone Kizilelma tersebut. “Kami cari informasinya,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait ke Indonesia Defense Magazine (IDM), Senin (12/10).

Diketahui, perusahaan swasta asal Indonesia, Republikorp Group dan Baykar meneken kerja sama pengadaan unmanned combat aircraft (UCAV) Kizilelma di sela ajang SAHA 2026 di Istanbul, Turkiye, pada 6 Mei 2026. Kerja sama itu meliputi pengembangan bersama drone Kizilelma.

Baca Juga: Pangkohanudnas Ungkap Penekanan Presiden Prabowo dalam Taklimat ke 800 Pati TNI-Polri di Istana

Melalui kolaborasi antara Baykar dan PT Republik Aero Dirgantara tersebut, pengembangan operasional drone siluman Kizilelma ditargetkan memperkuat kemampuan UCAV Indonesia mulai tahun 2028.

Kerja sama mencakup transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO), pusat produksi dan integrasi lokal, sertifikasi tenaga ahli, hingga riset teknologi strategis masa depan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.