Ikuti Pendidikan Semaba PK A-58, 885 Siswa Menapaki Jalan jadi Bintara TNI AU

Jakarta, IDM – Sebanyak 885 siswa mengikuti Pendidikan Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier (Semaba PK) TNI Angkatan Udara Angkatan ke-58 Tahun Anggaran 2026.
Ratusan siswa pada angkatan tersebut terdiri atas 85 siswa wanita yang akan menjalani pendidikan di Skadik 401 Wingdik 400/Matukjur serta 800 siswa pria yang mengikuti pendidikan di Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur.
Selama pendidikan, para siswa akan ditempa melalui berbagai materi dan latihan untuk membangun ketangguhan fisik, mental, disiplin, integritas, serta profesionalisme sebagai bekal dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pendidikan Semaba PK TNI Angkatan Udara Angkatan ke-58 dibuka secara resmi oleh Komandan Pusat Pendidikan (Danpusdik) Kodiklatau Marsma TNI Sapuan dalam upacara yang digelar di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Sabtu (29/8).

"Pendidikan ini merupakan titik awal perubahan dari warga sipil menjadi calon prajurit TNI Angkatan Udara," ungkap Danpusdik Kodiklatau dikutip dari unggahan instagram @wingdik400matukjur, Sabtu (29/8).
Menurutnya setiap latihan, tantangan, dan proses pembelajaran merupakan bagian penting dalam membentuk jati diri prajurit yang tangguh dan mampu menghadapi perkembangan teknologi serta tantangan era digital.
Baca Juga: Rangkaian Super Garuda Shield 2026, Libatkan 5.000 Personel Militer dari 15 Negara
Marsma TNI Sapuan kemudian berpesan agar para siswa dapat menjadikan disiplin sebagai pedoman dalam setiap sikap dan tindakan, memperkuat solidaritas serta jiwa korsa, menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab, serta senantiasa menjaga nama baik lembaga pendidikan dan TNI AU.
"Melalui proses pendidikan yang disiplin dan berkesinambungan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi Bintara TNI AU yang berjiwa patriot, loyal, militan, pantang menyerah, profesional, dan siap melaksanakan setiap tugas yang diberikan satuan," pungkas Sapuan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































