Ikut Bersihkan Fasilitas Umum di Aceh Tamiang, Gubernur AAU: Taruna Harus Peduli, Peka, dan Hadir untuk Masyarakat

Jakarta, IDM – Untuk memberikan dukungan moril kepada para taruna, Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsda TNI Donald Kasenda, turun langsung membersihkan sejumlah fasilitas umum terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1).
Bersama masyarakat setempat, para taruna membersihkan sisa lumpur, mengangkut material yang terbawa arus, serta merapikan kembali lingkungan sekolah dan tempat ibadah agar dapat segera digunakan seperti semula.
Baca Juga: TNI AD dan Pemerintah Terus Percepat Pembangunan Jembatan di Aceh
Donald mengatakan, keterlibatan taruna di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter prajurit.
“Kami ingin taruna selalu peduli, peka, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Donald, dikutip dari Penerangan TNI AU, Rabu (28/1).
Baca Juga: TNI AD akan Beri Hukuman Disiplin untuk Babinsa di Kasus Penjual Es Gabus
Seperti diinformasikan, pembersihan difokuskan pada dua sekolah MTs Al Ikhlas, SMP IT Syuhada, serta Masjid.
Aksi sosial tersebut merupakan rangkaian dari Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-XLVI yang melibatkan taruna Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian (Akpol), serta mahasiswa Universitas Pertahanan dan Politeknik Siber dan Sandi Negara. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































