IKN Nusantara Rawan Serangan Rudal Kapal Perang, KSAL Bangun Dua Kodamar

Jakarta, IDM - TNI AL akan mendirikan dua Komando Daerah Maritim (Kodamar) di barat dan timur Kalimantan untuk memperkuat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang dinilai rawan serangan rudal dari kapal perang.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan, dua Kodamar yang akan dibangun tersebut, yaitu wilayah barat di Pontianak, lalu wilayah timur di Tarakan dan Balikpapan.
"Kemarin kita lihat di peta, kerawanan yang mungkin terjadi adanya rudal dari laut ke permukaan. Kedua adalah penguasaan melalui laut dan pantai sehingga perlu pertahanan pantai yang kuat," ungkap Yudo saat meninjau lahan Mabesal di IKN Nusantara, Kamis (30/6).

Yudo menjelaskan, pertahanan kuat dibutuhkan lantaran itu sudah merupakan tugas TNI AL di dalam Operasi Gabungan TNI. "Kodamar ini yang akan melaksanakan tugasnya sebagai Panglima Komando Pertahanan Pantai," ucapnya.
Tak hanya itu, Yudo juga menyampaikan tentang Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) harus seimbang, baik dari segi KRI, Pesawat Udara (Pesud), Marinir maupun Pangkalan.
"Kekurangan personel akan kita penuhi, kita bangun markasnya, tentunya tetap secara seimbang, IKN sudah ditentukan di sini maka pertahanan pantai kita yang harus kita perkuat," kata Yudo. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































