Identifikasi Kawan atau Lawan? Cara KRI Karel Satsuit Tubun-356 Amankan Langit Perairan Nasional

Jakarta, IDM – KRI Karel Satsuit Tubun-356, menunjukkan kemampuannya dalam menjaga wilayah udara di atas laut Indonesia. Kapal ini melakoni simulasi tingkat tinggi untuk membedakan apakah pesawat yang mendekat adalah kawan atau ancaman nyata bagi kedaulatan negara.
Aksi ini berlangsung di wilayah perbatasan pada Selasa (3/3). KRI Karel Satsuit Tubun-356 melaksanakan latihan kerja sama taktis bersama pesawat udara Cassa U-6215 milik TNI AL.
Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksma Endra Hartono, membeberkan alasan penting di balik latihan tersebut. Ia menyebut kerja sama antara unsur laut dan udara merupakan kunci vital dalam menjaga keamanan perbatasan.
Baca Juga: Koopsudnas Rumuskan Arah Pembangunan Kekuatan Satuan Antariksa TNI AU
"Latihan kerja sama taktis laut dan udara ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit serta kesiapan tempur unsur TNI AL," ujar Endra, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Rabu (4/3).

Cara Kapal 'Bicara' dengan Pesawat
Fokus utama dalam latihan ini adalah Air Joining Procedure atau prosedur penggabungan udara. Prosedur ini menguji kemampuan kapal perang dalam mengenali identitas pesawat, melakukan komunikasi rahasia, hingga mengendalikan pesawat tersebut dari atas geladak kapal.
Awalnya, kapal dan pesawat melakukan koordinasi ketat sebelum bertemu di tengah laut. KRI Karel Satsuit Tubun-356 menyisir sektor patroli, sementara pesawat Cassa bergerak menuju lokasi operasi. Awak kapal kemudian melaksanakan communication check atau uji jaring radio komunikasi frekuensi tinggi (HF) dan VHF untuk memastikan instruksi tersampaikan tanpa gangguan.
Baca Juga: TNI AL dan Singapura Bakal Berburu Ranjau Bawah Laut di Batam-Bintan
Puncaknya, KRI Karel Satsuit Tubun-356 melakukan proses autentikasi atau pembuktian keaslian identitas pesawat. Kapal perang ini berhasil mengidentifikasi pesawat Cassa sebagai unsur kawan. Setelah identitasnya terbukti positif, KRI Karel Satsuit Tubun-356 langsung mengambil kendali pesawat tersebut untuk melakukan pengamatan udara di wilayah maritim.
Simulasi Hadapi Pesawat Musuh
Tak berhenti di situ, pesawat Cassa ini kemudian bertindak sebagai 'bulsi' atau simulasi pesawat udara musuh. Skenario ini sengaja dirancang untuk memicu respons cepat awak kapal terhadap ancaman udara yang muncul mendadak di perbatasan.
Baca Juga: KRI Selar-879 Adu Taktik Bareng 2 Kapal Destroyer Jepang Yamagiri-Shiranui
Menghadapi ancaman tersebut, KRI Karel Satsuit Tubun-356 melakukan peran tempur bahaya udara sesuai prosedur standar. Seluruh prajurit langsung bersiaga di pos tempur masing-masing untuk melumpuhkan target udara simulasi tersebut.
"Latihan ini merupakan implementasi arahan Pangkoarmada II Laksda I Gung Putu Alit Jaya yang menginginkan integrasi operasi laut dan udara semakin solid dalam mendukung tugas pokok TNI AL,” ujar Endra. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































