HUT Kowad ke-60, KSAD Berpesan Pentingnya Pendidikan

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pesannya saat menghadiri peringatan HUT ke-60 Kowad di Mabesad, Jakarta, Rabu (22/12). Dudung mengatakan, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) harus memiliki kedudukan dan kemampuan yang sama dengan prajurit pria, sehingga harus efektif dan terukur dalam penyelenggaraan pendidikan Kowad di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Dudung melanjutkan, ke depan rangkaian pendidikan bagi Kowad harus terukur dan efektif sesuai jenjang pendidikan, tidak mengulangi materi yang sudah didapatkan pada pendidikan sebelumnya, kecuali materi yang bersifat aplikatif untuk memperkaya wawasan dan siap menjawab tantangan tugas, terutama pendidikan untuk perwira mulai dari pendidikan pertama atau pendidikan pembentukan sampai dengan pendidikan pengembangan umum.

Menurut Mantan Pangkostrad ini, pendidikan menjadi bagian penting dalam pembinaan karier prajurit, terutama dalam penempatan prajurit setelah mengikuti pendidikan.

Terkait dalam hal pembinaan karier prajurit tersebut, Dudung memerintahkan kepada staf terkait agar mengkaji kembali career path berdasarkan pengelompokan struktural, fungsional dan manajerial sehingga pemetaan setiap prajurit termasuk Kowad jelas, tahu batas gerak maju dalam proyeksi jabatan atau kariernya, sehingga membantu menegakkan piramida organisasi yang semakin mengerucut ke atas. (nhn)
Hankam

Tindaklanjuti Instruksi Presiden, TNI Kembali Kerahkan Tim Penyuluh Karhutla ke Sumatra dan Kalimantan
TNI mengerahkan 289 personel Seskoad ke Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan untuk memperkuat edukasi preventif dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































