HANKAM

HUT ke-80 TNI: Tank Amfibi Marinir dan Gladi Siswa KKRI Ramaikan Monas

Tank BMP-3F dan PT-76 Marinir
Tank BMP-3F dan PT-76 Marinir menjalani gladi defile kendaraan tempur di Monas, Jumat (3/10) menjelang puncak perayaan HUT ke-80 TNI. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Momen menjelang perayaan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (3/10) semakin semarak dengan partisipasi Batalyon Tank Amfibi (Yontankfib) 1 Marinir dan Resimen Bantuan Tempur (Menbanpur) 1 Marinir.

Yontankfib 1 Marinir menampilkan material tempurnya, termasuk tank BMP-3F dan PT-76 M, dalam defile kendaraan tempur yang memperlihatkan kesiapan dan kemampuan prajurit Marinir dalam mendukung tugas-tugas TNI.

Komandan Yontankfib 1 Marinir Letkol (Mar) I Wayan A.P menekankan pentingnya keselamatan selama defile.

Baca Juga: Sosok Mayjen TNI Bangun Nawoko yang Dianugerahi Bintang Yudha Dharma Pratama dari Presiden Prabowo

"Pastikan seluruh material tempur dalam kondisi siap dan aman, serta utamakan keselamatan kru kendaraan tempur dan masyarakat selama defile," tegas I Wayan, dikutip dari keterangan Pasmar 1.

Sementara itu, Menbanpur 1 Marinir melatih siswa-siswi Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Monas. Pelatihan meliputi baris-berbaris, pembinaan kedisiplinan, serta gladi formasi lapangan, bertujuan menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta melatih mental dan fisik generasi muda.

Prajurit Marinir
Prajurit Marinir juga melatih para siswa KKRI untuk gladi penampilan dan formasi lapangan saat puncak perayaan HUT ke-80 TNI. (Foto: Dok. Pasmar 1)

"Kami ingin memberikan contoh sikap keprajuritan kepada siswa KKRI agar mereka mampu menunjukkan profesionalisme dan dedikasi dalam setiap kegiatan TNI," ujar Komandan Menbanpur 1 Marinir Letkol (Mar) Dewa Putu Raka.

Puncak perayaan HUT ke-80 TNI, pada Minggu lusa akan dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara, didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsjoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta ketiga kepala staf angkatan.

Baca Juga: KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Jadi Pilihan Prabowo Inspeksi HUT ke-80 TNI, Ini Spesifikasinya

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah, menjelaskan kegiatan puncak HUT ke-80 TNI akan melibatkan 133 ribu personel. Ia mengaku, pengerahan tahun ini jauh lebih besar dibanding HUT ke-79 yang hanya 100 ribu personel.

Selain itu, ia juga mengungkapkan sebanyak 1.047 alutsista TNI akan tergelar dalam demonstrasi di Monas.

"Kami harapkan pada saat pelaksanaan, seluruh kekuatan darat, laut, udara, serta komponen pendukung, dapat menampilkan keterampilan dan kemampuan personel maupun alutsista dengan baik. Tema HUT ke-80 TNI adalah TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju, mencerminkan visi Panglima TNI agar TNI selalu profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif," ujar Freddy. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.