HUT ke-78 TNI: Dankormar Beri Tiga Arahan Ini ke Prajurit Hantu Laut Marinir

Jakarta, IDM - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, memberikan sejumlah arahan kepada para prajurit "Hantu Laut" yang tergabung dalam parade dan defile maupun kolone senapan pada HUT ke-78 TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Alamsyah menekankan kepada prajurit Marinir agar kegiatan puncak HUT ke-78 TNI dilaksanakan dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan.
Baca Juga: Prajurit Yontaifib 1 Marinir Pelihara Kemampuan Selam Tempur
"Persiapkan fisik dan mental. Tak kalah penting lagi adalah kerapian dari perlengkapan kalian semua," ujar Nur Alamsyah, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Rabu (4/10).

"Kekuatan kita akan terlihat pada acara puncak besok. Tampilkan dengan maksimal, keluarkan aura kalian yang gagah serta buat mereka (tamu undangan dan masyarakat) berdecak kagum," imbuhnya.
Nur Alamayah juga meminta setiap personel peduli terhadap masing-masing kawannya, ia menekankan para prajurit saling mengingatkan mengenai kekurangan dan hal-hal yang bersangkutan dengan persiapan besok.
Baca Juga: Jelang HUT ke-78 TNI, Panglima Yudo Gelar Pertemuan dengan Purnawirawan
"Tetap berdoa semoga acara HUT ke -78 TNI yang digelar di Silang Monas nanti berjalan lancar, sesuai harapan," pungkasnya.
Pada acara HUT ke-78 TNI kali ini, sebanyak 4.630 personel terlibat serta 130 alat utama sistem persenjataan (alutsista) ditampilkan, termasuk kendaraan tempur (ranpur) kebanggaan Korps Baret Ungu yang bakal ikut serta di beberapa rangkaian kegiatan. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































