HANKAM

Helikopter Super Puma TNI AU Percepat Pemadaman Api di TPA Galuga dengan Water Bombing

Helikopter Super Puma
Helikopter Super Puma dikerahkan untuk membantu upaya percepatan pemadaman kebakaran di TPA Galuga, Bogor dengan metode water bombing. (Foto: Dok. Instagram @grup_2_helikopter)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Grup 2 Heli, mengerahkan helikopter Super Puma untuk membantu upaya percepatan pemadaman kebakaran di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Bogor.

Dalam pelaksanaannya, pemadaman dilakukan secara terkoordinasi dengan unsur terkait. Helikopter mengoperasikan water bombing menggunakan bambi bucket untuk menjatuhkan air dari udara ke titik-titik kebakaran, dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan serta efektivitas operasi.

Baca Juga: KSAL Ungkap Rencana Penggunaan Drone Bawah Air Buat TNI AL

Menurut Komandan Grup 2 Heli Marsma TNI R Endri Kargono, pengerahan helikopter asal Skadron Udara 6 tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara, khususnya Grup 2 Heli, dalam merespons berbagai situasi termasuk kebakaran

Selaras dengan itu, langkah yang sama juga menjadi upaya Grup 2 Heli untuk menjaga kesiapsiagaan profisiensi serta kesiapan operasional awak helikopter.

Kebakaran
Kebakaran yang terjadi di TPA Galuga, Bogor. (Foto: Dok. Instagram @grup_2_helikopter)

“Pengerahan Helikopter Super Puma dilakukan untuk membantu unsur di darat, khususnya dalam menjangkau titik-titik api yang sulit diakses melalui jalur darat,” jelas Endri dikutip dari unggahan instagram @grup_2_helikopter, Rabu (9/9).

Baca Juga: KSAL Beberkan Kemudahan Perawatan Kapal Selam Scorpene

Melansir berbagai sumber, kebakaran di TPA Galuga terjadi sejak Senin (7/9) sore dan berawal dari lahan pertanian yang kemudian merembet ke area TPA akibat tiupan angin.

Penanganan berfokus pada pemadaman titik api sekaligus mencegah meluasnya area terdampak. Selain water bombing dari udara, upaya pemadaman kebakaran juga dilakukan dengan penyemprotan pada titik-titik api.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.