HANKAM

Heboh Pangkat Militer Tituler, Ini Penjelasannya

Pangkat Militer Tituler
(Dok . IG @mastercorbuzier )

Jakarta, IDM - Sosok Deddy Corbuzier menyita perhatian publik setelah dia menerima pangkat Letnan Kolonel (Letkol) Tituler TNI AD yang diberikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Apa artinya pangkat tituler?

Dalam momen yang diunggah Deddy lewat akun Instagram @mastercorbuzier pada Jumat (9/12) lalu, Prabowo menyerahkan dokumen dan berjabat tangan dengan Deddy yang mengenakan seragam militer.

"Kebanggaan yang luar biasa, Penerimaan Pangat Letnan Kolonel Tituler AD oleh Menhan Prabowo yang disahkan oleh Panglima TNI Andika Perkasa, dan KSAD Dudung Abdurachman," tulis Deddy pada keterangan unggahan akun Instagramnya tersebut.

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tituler adalah suatu pangkat atau gelar kehormatan yang diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan yang disematkan pada orang tersebut. Artinya, jika seseorang mendapatkan pangkat perwira menengah, yakni Letkol, ia tak harus menjalankan tugas sebagai Letkol dalam kepangkatan militer di Indonesia.

Kemudian, jika mengutip dari bphn.gp.id, pangkat tituler juga dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia. Dijelaskan pada pasal 5 ayat (2) huruf b, pangkat Letkol tituler hanya diberikan kepada warga negara dan kedudukannya sepadan dengan jabatan keprajuritan serendah-rendahnya jabatan Letnan Dua (Letda).

Baca: Permudah Distribusi Bantuan, Prabowo Serahkan 10 Unit Motor kepada Para Babinsa

Tak hanya Deddy, dikutip dari berbagai sumber, terdapat 17 nama tokoh di Indonesia yang pernah menerima pangkat Letkol Tituler TNI, salah satunya yaitu Idris Sardi sang maestro biola. Ia mendapatkan pangkat itu pada 1966 silam dan dipercaya memimpin Satuan Musik Militer (Satsikmil) Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat. Berbagai mars musik di TNI AD pun adalah hasil karya Idris. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.