Hari Bakti TNI AU Ke-74 Mabesau-PMI Jakarta Gelar Donor Darah

Jakarta, IDM - Dalam rangka peringatan ke-74 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Mabesau dan seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Udara menyelenggarakan Donor Darah di seluruh wilayah Indonesia. Khusus di Mabesau, Jakarta, pelaksanaannya diselenggarakan di gedung serbaguna I.G. Dewanto yang diikuti oleh prajurit dan PNS Mabesau, Jumat (6/8/2021).

Bekerjasama dengan PMI kota Jakarta, panitia penyelenggara berhasil mendapatkan 150 kantong darah. Seluruh kantong darah ini disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan yang disalurkan melalui PMI Kota Jakarta.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyampaikan, Kegiatan donor darah ini merupakan wujud kepedulian segenap prajurit dan PNS TNI AU dalam membantu masyarakat.
"Di Jakarta kita bekerjasama dengan PMI kota, demikian juga dengan satuan jajaran di seluruh Indonesia yang bekerjasama dengan PMI setempat," ujar Kadispenau.
Setiap kantong darah yang terkumpul, lanjut Indan, tentunya sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkannya.
"Pelaksanaannya tetap mematuhi prokes dan waktunya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat kita," pungkas Indan. (nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































