Hadiri Dubai Airshow 2025, KSAU Tinjau Perkembangan Indhan Global hingga Perluas Peluang Kolaborasi

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono meninjau langsung perkembangan industri pertahanan global dengan menghadiri Dubai Airshow 2025 yang digelar di Dubai World Center (DWC), Kamis (20/11).
“Kunjungan ini diharapkan dapat memberi gambaran langsung mengenai tren dan kemajuan teknologi pertahanan yang dapat mendukung program modernisasi TNI AU, sekaligus memperluas peluang kolaborasi dengan industri pertahanan global,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya.
Baca Juga: Tiga Bulan Latihan Intensif, 500 Personel Komcad Matra Udara Dinyatakan Lulus
Selama menghadiri pameran, Marsekal Tonny beserta sejumlah pejabat TNI AU lainnya meninjau beragam paviliun industri global, salah satunya adalah industri pertahanan asal Brazil, Embraer.
KSAU menerima penjelasan mengenai teknologi terbaru, termasuk pesawat angkut multirole C-390. Pesawat tersebut merupakan pesawat angkut taktis jarak menengah dengan kapasitas kargo yang dapat mencapai 26 ton dan mampu mengangkut sebanyak 80 penumpang.

Selain itu, KSAU juga melakukan pertemuan dengan CEO Calidus, Khalifa Murad Al Baloushi, untuk membahas peluang kerja sama di bidang teknologi pertahanan.
Baca Juga: Menhan Jelaskan Alasan TNI Terlibat dalam Penertiban Tambang Ilegal
Dubai Airshow merupakan pameran dirgantara internasional yang menampilkan lebih dari 1.500 peserta pameran dan 200 pesawat pada pertunjukan udara maupun display statis.
Pameran yang sama turut mempertunjukkan beragam inovasi serta arah perkembangan teknologi penerbangan dunia. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































