Hadiri ASM ke-19, Wakasau Perkokoh Diplomasi Pertahanan TNI AU dengan RSAF

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, mewakili KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, menghadiri Rapat Staf Tahunan ke-19 (Annual Staff Meeting/ASM) di Singapura, Selasa (19/8).
Kerja sama pertahanan udara yang erat, adaptif, serta berkesinambungan menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Untuk itu, ASM hadir sebagai sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kesepahaman di antara TNI AU serta RSAF.
Baca Juga: Panglima TNI Tunjuk Putra Gorontalo dan Maluku Pimpin Kodam di Papua
Forum ini juga berfungsi sebagai instrumen diplomasi pertahanan dalam membangun sistem pertahanan udara yang modern, profesional, serta berkelanjutan.

“Pertemuan tersebut membahas respons bersama terhadap dinamika keamanan udara kawasan, dengan fokus pada peningkatan interoperabilitas, kerja sama pelatihan, serta pengembangan operasi gabungan yang fleksibel dan responsif terhadap tantangan regional,” tulis TNI AU melalui instagram @militer.udara, Rabu (20/8).
Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 414 Perwira Tinggi, Mayjen Jimmy Ramoz Manalu Jabat Aster Panglima
Selain menghadiri ASM, Marsdya TNI Tedi beserta rombongan dijadwalkan meninjau sejumlah fasilitas penerbangan RSAF, meliputi Singapore Air Traffic Control Centre (SATCC), Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS), dan Civil Military Cooperation in Air Traffic Management (CMAC) Unit.
Peninjauan tersebut diharapkan dapat memberi perspektif baru dalam pengembangan kapasitas serta tata kelola ruang udara nasional oleh TNI AU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































