Hadiri ASEAN-US Defence Ministers’ Informal Meeting, Menhan Prabowo: Peran dan Sentralitas ASEAN Tidak Tergantikan

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menghadiri ASEAN-United States Defence Ministers’ Informal Meeting yang digelar di Siem Reap, Kamboja, Selasa (22/11). Pertemuan ini dihadiri oleh sepuluh Menteri Pertahanan ASEAN dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Llyod J. Austin III.
Dalam pertemuan tersebut, Menhan Prabowo menegaskan bahwa peran dan sentralitas ASEAN tidak tergantikan. Hal ini ia sebut telah berlangsung selama beberapa dekade terakhir sejak revolusi arsitektur di kawasan.
“Dan pada saat yang sama, kami telah memelihara dan menciptakan lingkungan yang stabil bagi negara anggota ASEAN sehingga memungkinkan bagi kami untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bagi semua,” tegas Menhan Prabowo.
Sementara itu, menyoroti dinamika dan kompleksitas tantangan keamanan yang ada di kawasan saat ini, Menhan Prabowo berharap kemitraan yang telah terjalin antara ASEAN dan AS dapat terus menghasilkan kerja sama yang komprehensif sehingga dapat berkontribusi pada keamanan, perdamaian, dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Salah satu caranya yakni melalui sinergi antara ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dan kebijakan AS di kawasan Indo-Pasifik.

Sebagai inisiator AOIP, Indonesia menilai AOIP dari perspektif pertahanan dapat berfungsi sebagai panduan bagi ASEAN untuk menjalin kerja sama pertahanan dan interaksi ADMM dengan negara mitra dialog.
“Sinergi melalui dialog dan kerja sama antara ASEAN dan mitra eksternal ASEAN berdasarkan prinsip keterbukaan, transparansi, dan saling menguntungkan diharapkan dapat meningkatkan stabilitas di kawasan,” jelas Menhan Prabowo.
Baca: Menhan Prabowo: Perdamaian Ciptakan Ekonomi yang Baik
Sinergi tersebut sekaligus bertujuan untuk meningkatkan kapasitas negara-negara anggota ASEAN dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis di kawasan Indo-Pasifik.
“Masa depan wilayah ini dan masyarakat berada di pundak kita,” tutup Menhan Prabowo. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































