Hadiri ADMM Plus, Menhan Prabowo: ASEAN Sukses Jaga Stabilitas Keamanan

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri ASEAN Defence Ministers Meeting (ADMM) Retreat dan ADMM-Plus yang digelar di Sokha Siem Reap Resort and Convention Center, Kamboja pada 22 sampai 23 November 2022.
Pada pertemuan tersebut, Menhan Prabowo mengatakan bahwa dalam lebih dari lima dekade keberadaannya, ASEAN bisa dibilang sukses. Sebelum terbentuknya ASEAN, Menhan Prabowo melanjutkan, banyak terjadi konflik di negara-negara ASEAN.

“Ada perbedaan ideologis yang besar di dunia. Namun, para pemimpin ASEAN menyadari bahwa kita memiliki takdir yang sama, kita memiliki kewajiban yang sama untuk rakyat kita yang beragam. Kita perlu mencapai kehidupan yang lebih baik bagi rakyat kita. Kita membutuhkan kemakmuran dan untuk kemakmuran kita membutuhkan perdamaian,” terang Menhan Prabowo.
Oleh karena itu, menurutnya para pemimpin di ASEAN sejak lima dekade lalu memilih untuk bernegosiasi, bertemu, berdiskusi, mencari konsensus, dan mencoba untuk selalu berkompromi.
“Ini (hal-hal yang telah dilakukan) sudah berhasil. Kita sekarang berada di zona damai dalam perjuangan dunia. ASEAN telah berhasil dalam pertumbuhan ekonomi kita melalui perdamaian dan konsensus antara negara. Kita telah mencapai pertumbuhan ekonomi yang sangat luar biasa,” jelas Menhan Prabowo.
Baca: Setelah Bertemu Menhan China, Menhan Prabowo Kini Bertemu Menhan Amerika
ADMM Plus merupakan forum pertemuan Menteri Pertahanan negara – negara ASEAN ditambah Menteri Pertahanan dari delapan negara mitra wicara yakni Amerika Serikat, Australia, China, India, Jepang, Korea, Rusia dan Selandia Baru.
Dalam forum ini, para menteri pertahanan membahas dan mengadopsi langkah-langkah dan mekanisme dalam meningkatkan kerjasama pertahanan dan keamanan. (nhn/yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































