HANKAM

Hadir di Pengukuhan Untas, Menhan Sebut Negara Pastikan Beri Ruang Pengabdian yang Setara

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin hadiri pengukuhan pengurus DPP Untas di NTT, Kamis (22/1). (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Persoalan dan perjalanan sejarah Timor Timur perlu dipahami sebagai urusan kebangsaan yang berlandaskan ketulusan, empati, persaudaraan hingga semangat membangun masa depan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, saat menghadiri pengukuhan pengurus DPP Uni Timor Aswa’in (Untas) periode 2025-2030 di Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/1).

Baca Juga: Pastikan Kesiapsiagaan Pertahanan Udara, Pangkohanudnas Tinjau Den Arhanud 003/ARK dan Satrudal 421

“Negara hadir untuk memastikan seluruh warga negara mendapatkan ruang pengabdian yang setara dan bermartabat,” kata Menhan Sjafrie dalam keterangan resmi Infohan.

Selain itu, agar tidak hanya menjadi organisasi simbolik, Menhan Sjafrie mendorong UNTAS untuk terus berkarya, memperkuat konsolidasi internal, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional, termasuk melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui momentum ini, pemerintah berharap Untas dapat terus menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan nasional, memperkuat integrasi sosial, serta berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga: Tujuh Personel Paspampres Dapat Penghargaan, Salah Satunya Lulusan Terbaik Sarpa Intel Bais TNI

Kehadiran Menhan Sjafrie menjadi bentuk perhatian dan penghargaan negara terhadap peran serta kontribusi Warga Negara Indonesia asal Timor Timur.

UNTAS dinilai sebagai organisasi yang memiliki nilai historis sekaligus peran strategis dalam menjaga persatuan, kebangsaan, dan stabilitas sosial, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.