Hadapi Tugas di Papua, Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Terima Bantuan 65 Kendaraan Dinas TNI AD

Jakarta, IDM – Sebanyak 65 unit Kendaraan Dinas (Randis) TNI AD diterima jajaran di Kodam XVIII/Kasuari. Penyerahan Randis ini dilakukan langsung Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, secara simbolis di Makodam XVIII/Kasuari, Arfai, Manokwari, Papua Barat, Selasa (8/11).
Dalam keterangan tertulis Pendam XVIII/Ksr, Gabriel mengatakan dari ke 65 Unit Randis tersebut terdapat 18 unit kendaraan roda empat, yaitu 2 unit Mobil Toyota Kijang Inova, Mitsubishi Pajero 3 unit, Mitsubishi Expander 2 unit, Toyota Rush 2 unit, Toyota Hiace 1 unit, Truck 4 unit, Bus 4 unit. Sisanya 47 Unit berupa kendaraa roda dua (sepeda motor) jenis Honda CRF 150 L.
"Pengalokasian dan distribusi kendaraan ini telah diatur dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan tantangan tugas yang dihadapi di lapangan," ujar Gabriel dalam sambutannya.
Ia menjelaskan sebanyak 10 unit Sepeda Motor akan diberikan untuk Makodam XVIII/Kasuari, Paldam XVIII/Kasuari 1 unit, Korem 182/JO 5 unit, Kodim 1810/Tambrauw 3 unit, Kodim 1811/Peradaban 5 unit, Kodim Persiapan 1812/Pegaf 5 unit, Brigif 26/GP 6 unit, Yonif 761/KA 6 unit, dan Yonif 763/SBA 6 unit,” kata Pangdam.
“Sedangkan 2 unit, mobil Toyota Kijang Inova akan diberikan kepada Deninteldam XVIII/Kasuari serta 4 unit mobil operasional yang merupakan pengadaan satuan Kodam XVIII/Kasuari untuk perwakilan Kodam di Jakarta, Semarang dan Surabaya,” katanya.
Gabriel pun berpesan kepada seluruh anggota supaya menjaga amanah dari pimpinan Angkatan Darat dengan cara memanfaatkan, merawat, pelihara dan menggunakan kendaraan dinas sebaik mungkin.
“Keberadaan kendaraan ini merupakan upaya pimpinan untuk memberikan kesejahteraan bagi prajurit agar pelaksanaan tugas berjalan semakin lancar dan baik, untuk itu perhatian pimpinan ini perlu kita sikapi dengan meningkatkan semangat dalam melaksanakan tugas serta memberikan karya yang terbaik kepada Bangsa dan Negara melalui TNI Angkatan Darat,” pintanya.
Baca: Dankormar: Menjadi Prajurit Marinir Bukan Pekerjaan, tetapi Pengabdian untuk Negara
Gabriel juga meminta kepada para pengguna agar mengadakan koordinasi dan kerjasama terutama dalam hal pemeliharaan, sehingga usia pakai kendaraan ini dapat bertahan lama.
”Di TW IV TA. 2022 ini, agar segera adakan evaluasi mulai dari tiap-tiap internal unit, pastikan bahwa program yang sudah berjalan ini menuju akhir TA. 2022 agar dilihat capaian yang sudah dan akan berjalan,” jelasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































