Hadapi Era Pertempuran Modern, KSAD Minta Seskoad Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Bandung, IDM - Guna meningkatkan profesionalisme prajurit di era modern, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) perlu melakukan perubahan dan pengembangan sistem pendidikan dan latihan di tingkat pendidikan.
"Ke depan, kita harus update! Kita juga harus melakukan pengembangan taktik bertempur yang disesuaikan dengan doktrin pertempuran TNI AD,“ kata KSAD saat meresmikan Gedung Wargaming System (Pusat Olah Yudha) di Seskoad Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/9).
Baca Juga: KSAD Resmikan Wargaming System di Seskoad
Lanjut KSAD bahwa pada era perang modern saat ini, dibutuhkan perangkat teknologi militer yang dapat diawaki oleh personel yang juga mumpuni di bidang teknologi.
Jenderal bintang empat itu juga mengungkap bahwa doktrin pertempuran dan latihan saat ini telah bertransformasi menjadi taktik pertempuran perang kota yang membutuhkan daerah latihan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
Baca Juga: Operational Staff Exercise Super Garuda Shield 2023 Resmi Ditutup
"Saya berharap agar Seskoad sebagai penyelenggara pendidikan dan pengembangan umum tertinggi di TNI AD, mampu menyesuaikan dirinya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan para perwira siswanya," kata KSAD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































