Gunakan NVG, Yonif 4 Marinir Berlatih Tempur Jarak Dekat

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir menerima materi tempur jarak dekat atau close quarter battle (CQB) menggunakan Night Vision Goggles (NVG) di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Minggu (8/1).
CQB adalah pertempuran jarak dekat yang dilakukan di dalam ruangan dengan metode bersifat agresif, mengedepankan surprise dan selektif fire. Salah satu alat perlengkapan pendukungnya menggunakan NVG yang mampu menangkap thermal imaging, yaitu objek yang terlihat memancarkan sinar inframerah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Yonif 4 Mar Mayor (Mar) Arie Mahendra Bimasakti Ia menyampaikan, prajurit harus mulai dilatih dan dibiasakan dengan alat perlengkapan khusus, seperti NVG, mengingat dinamika pertempuran ke depan akan semakin kompleks.
"Seperti saat melaksanakan Satgas Tempur di Papua. Dengan kondisi daerah operasi di Papua, sangat dibutuhkan NVG untuk mendukung manuver pasukan pada malam hari," ungkap Arie dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Senin (9/1).
Baca: Resmikan Mapolda, Panglima Yudo Ungkap Komitmen TNI Kawal Kemajuan Papua
Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 4 Marinir Letkol Marinir Arif Bastian Chaniago, meningkatkan kemampuan tempur kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga moril prajurit agar siap dalam melaksanakan kegiatan, baik latihan maupun penugasan ke depannya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































