Gunakan KRI TWD-526, Koarmada III Gelar Latihan Penanggulangan Bencana di Sorong

Jakarta, IDM – Komando Armada (Koarmada) III melaksanakan Apel Gelar Pasukan Latihan Penanggulangan Bencana, dalam rangka antisipasi siaga bencana dan kontinjensi tahun anggaran 2025.
Latihan tersebut dilaksanakan di Dermaga Koarmada III, Katapop, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Dipimpin Kepala Staf (Kas.) Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, yang mewakili Pangkoarmada IIl, Laksamana Muda TNI Hersan.
Singgih mengatakan, latihan penanggulangan bencana ini melibatkan ratusan personel dan sejumlah material utama.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Tinjau Progres Pembangunan Batalyon Teritorial 838 di Selatan Jawa
Personel yang dikerahkan terdiri dari satu ton perwira; satu ton bintara; satu ton tamtama; serta satu ton Satgas.
“Sementara itu, unsur material yang digunakan antara lain KRI TWD-526, KRI PSP-870, empat perahu karet/motor tempel, dua unit ambulans Diskes, dua truk pasukan,” ungkap Singgih dikutip dari Dispen Komando Armada III, Jumat (11/7).
Latihan juga menggunakan satu truk sanitari, satu truk logistik, satu unit mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan pengawal Pomal, serta peralatan komunikasi, alat kesehatan, perlengkapan selam, dan detektor logam bawah air.
Baca Juga: KSAL Pimpin Wisuda 99 Mahasiswa STTAL di Surabaya
Singgih menegaskan bahwa latihan penanggulangan bencana bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata pelaksanaan perintah komando atas dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi kontinjensi.
"Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Apel gelar ini menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan kita, baik dari segi personel, alutsista, maupun perlengkapan pendukung lainnya," tutur Singgih saat membacakan sambutan Pangkoarmada III.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapoksahli Koarmada IIl, Laksma TNI Heriyanto, para asisten Pangkoarmada IIl, serta para Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Koarmada III. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































