Gugur di Papua, 5 Prajurit Pandawa Kostrad Dapat Penghargaan

Jakarta, IDM – Lima prajurit Pandawa Kostrad yang gugur saat bertugas di Papua mendapatkan penghargaan. Momentum ini terjadi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad.
Dilansir dari keterangan Penyonif 411, Selasa (2/6), penghargaan diberikan melalui kegiatan anjangsana dan penyerahan santunan langsung ke kediaman para purnawirawan, warakawuri, dan keluarga prajurit yang gugur dalam medan operasi.
Kegiatan dipimpin oleh Wakil Seksi Personalia (W.S. Pasipers) Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad, Lettu Inf Wiradhika Arif Kusuma mewakili Komandan Batalion Mayor Inf Wahyu Pudji Pamungkas.
Baca Juga: Tembak Pesawat dan Bakar Barak di Papua, Pemuda 18 Tahun Ditangkap
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan penghargaan satuan kepada para pendahulu yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Bantuan ini jangan dilihat dari nilainya, tetapi dari makna kepedulian kita terhadap sesama anggota keluarga besar Pandawa," ujar Wiradhika.
Para penerima santunan menyambut kunjungan dengan penuh haru dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang terus dijaga oleh satuan dari tahun ke tahun.
Menurut Wiradhika, kegiatan anjangsana semacam ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para veteran serta warakawuri yang telah memberikan pengabdian dan perjuangan terbaik bagi bangsa dan satuan.
Baca Juga: Antisipasi Ancaman, TNI AL dan Australia Jajaki Kerja Sama Jaga Kabel Bawah Laut
"Di usia ke-59, Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad membuktikan bahwa jiwa korsa Pandawa tidak hanya hidup di medan tempur, tetapi juga di depan pintu rumah para pahlawannya," pungkas Wiradhika.
Berikut daftar lima prajurit Pandawa yang gugur saat bertugas di Papua.
- Kopda Anumerta Yipsan Ladou
- Kopda Anumerta Dwi Bekti Probo Sinimoko
- Praka Anumerta Miftahul Firdaus
- Pratu Anumerta Dermawan
- Sertu Anumerta Muhammad Bagus Heriawan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































