Gubernur Papua Tengah Minta Kolaborasi Program Air Bersih dengan TNI Terus Berlanjut

Jakarta, IDM – Program penyediaan akses air bersih dan perbaikan rumah bagi warga kembali membawa angin segar bagi masyarakat Papua Tengah.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meresmikan Program TNI AD Manunggal Air dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Lani, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.
Dalam kegiatan tersebut, Kasad didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menegaskan komitmen TNI AD untuk terus memperluas jangkauan program sosial bagi masyarakat Papua.
Baca Juga: Undang Narsum dari Tiga Matra, Kemhan RI Rumuskan Strategi Pertahanan Defensif Aktif
Maruli mengungkapkan Manunggal Air merupakan program prioritas yang terus dikembangkan.
“Kita sudah membangun sekitar 400 titik air. Tahun depan kami targetkan tambahan 200 titik untuk wilayah Papua,” jelasnya.
Ia juga menekankan percepatan pembangunan di Tanah Papua tak lepas dari dukungan kuat Presiden Republik Indonesia.
“Perhatian Bapak Presiden sangat besar. Semua ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.
Baca Juga: TNI AD Pasang Jembatan Bailey di Sumatra, Ada yang Beratnya 24 Ton
Kasad turut menyampaikan apresiasi kepada para mitra dan donatur yang berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut. Selain sarana air bersih, TNI AD juga meresmikan sejumlah rumah layak huni yang diperuntukkan bagi warga Kampung Lani.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa yang hadir dalam peresmian menyampaikan rasa syukur dan apresiasi.
Gubernur Papua Tengah meminta kolaborasi Program Air Bersih dengan TNI bisa terus berlanjut.
Baca Juga: Prabowo Apresiasi TNI AD Bangun 400 Sumber Air Bersih di Wilayah Papua
Pasalnya, Ia menilai fasilitas air bersih dan hunian layak yang diberikan TNI AD sangat membantu masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Kasad dan seluruh jajaran. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi warga. Mari kita rawat bersama dan pastikan kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi Papua yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat TNI AD, Polda Papua Tengah, para tokoh adat, serta masyarakat setempat yang menyambut penuh antusias program yang dinilai memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































